DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH PEMBERIAN BOKASHI KIAMBANG PADA FASE VEGETATIF BUDIDAYA PADI MENTIK SUSU SECARA ORGANIK DI TANAH SULFAT MASAM
PENGARANG:TASYA MONIKA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-10-28


Padi Mentik Susu merupakan varietas lokal aromatik yang digemari masyarakat karena kualitas berasnya, namun memiliki kelemahan berupa postur tanaman tinggi, umur panen panjang, dan produktivitas rendah. Untuk meningkatkan pertumbuhan vegetatif varietas ini di lahan sulfat masam, diperlukan pendekatan budidaya organik yang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan dosis optimal bokashi kiambang terhadap pertumbuhan fase vegetatif padi Mentik Susu. Penelitian dilaksanakan pada Januari–Mei 2025 di Rumah Kaca Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan empat taraf dosis bokashi kiambang (0; 0,4; 0,8; dan 1,2 kg/pot), masing-masing diulang lima kali. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan P2 (0,8 kg/pot) memberikan pertumbuhan vegetatif terbaik dengan rata-rata tinggi tanaman 79,7 cm dan jumlah anakan 18 per rumpun. Meskipun waktu muncul malai tidak berbeda nyata antar perlakuan, terdapat kecenderungan keterlambatan pada dosis tinggi, yang diduga dipengaruhi oleh karakter genetik varietas dan kandungan nitrogen dalam bokashi. Kesimpulan menunjukkan bahwa bokashi kiambang mampu meningkatkan pertumbuhan vegetatif padi Mentik Susu secara signifikan, dan dosis 0,8 kg/pot direkomendasikan sebagai dosis optimal. Implikasi hasil penelitian ini mendukung pemanfaatan bahan organik lokal untuk meningkatkan produktivitas padi secara berkelanjutan di lahan suboptimal, serta memperkuat strategi pertanian ramah lingkungan berbasis varietas lokal.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI