DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PEMETAAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN UNTUK ALAT PENANGKAPAN IKAN TRADISIONAL DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT KABUPATEN BANJAR
PENGARANG:AHMAD MAULANA DEFRIAWAN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-10-29


Ahmad Maulana Defriawan, Program Studi Perikanan Tangkap. Pemetaan Daerah Penangkapan Ikan Untuk Alat Penangkapan ikan Tradisional di Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan di bawah bimbingan Ir. H. Iriansyah, M.Si sebagai ketua pembimbing dan Ir. Irhamsyah, M.Si sebagai anggota pembimbing.

Kabupaten Banjar merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan dengan potensi perikanan perairan umum yang cukup besar, meliputi sungai, rawa, dan waduk. Kecamatan Martapura Barat terdiri dari 13 desa yang sebagian besar masyarakatnya masih menggunakan alat penangkapan ikan tradisional dalam aktivitas penangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Mengidentifikasi jenis-jenis alat penangkapan ikan tradisional yang digunakan nelayan; 2. Menganalisis sebaran titik koordinat pengoperasian alat penangkapan ikan. Serta; 3. Memetakan daerah penangkapan ikan berdasarkan penggunaan alat penangkapan ikan tradisional di Kecamatan Martapura Barat.

Metode penelitian yang digunakan adalah purposive sampling dengan teknik wawancara, observasi, pencatatan koordinat menggunakan Google Earth Pro, serta pemetaan spasial menggunakan perangkat lunak ArcGIS 10.8.1. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menyajikan hasil dalam bentuk tabel, grafik, dan peta tematik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 7 jenis alat penangkapan ikan tradisional yang digunakan oleh nelayan, yaitu banjur, tempirai, lalangit, rengge, hancau, lukah, dan pengilar. Sebaran titik pengoperasian alat penangkapan ikan tersebar di 13 desa dengan total 263 unit alat penangkapan ikan, Desa Sungai Batang memiliki jumlah titik terbanyak yaitu 70 titik koordinat daerah penangkapan ikan. Pemetaan dengan SIG berhasil menggambarkan distribusi spasial alat penangkapan ikan tradisional di setiap desa, yang dapat dijadikan acuan dalam pengelolaan sumber daya perikanan berbasis kearifan lokal.

Kata Kunci: Alat penangkapan ikan tradisional, pemetaan, daerah penangkapan ikan, titik koordinat daerah pengoperasian.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI