DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Kajian Etnobotani Tumbuhan Mentega (Diospyros blancoi A. DC) Suku Banjar di Desa Sungai Landas Kecamatan Karang Intan Berbentuk Buku Ilmiah Populer
PENGARANG:MUTMAINNAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-10-31


Keberadaaan tumbuhan di muka bumi, dimanfaatkan untuk menunjang kehidupan manusia, sehingga ada sebagian jenis tumbuhan yang dibudidayakan, selain itu juga tumbuh liar. Demikian halnya juga dengan pemanfaatan tumbuhan oleh masyarakat atau suku tertentu yang sering dikenal dengan Etnobotani, misalnya tumbuhan mentega (Diospyros blancoi A. DC.) pada suku Banjar. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan etnobotani tumbuhan mentega pada suku Banjar di Desa Sungai Landas Kecamatan Karang Intan, mendeskripsikan validitas Buku Ilmiah Populer (BIP) tentang kajian etnobotani tumbuhan mentega dan mendeskripsi uji keterbacaan BIP etnobotani tumbuhan Mentega. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan Model Plomp terdiri atas lima  namun dibatasi hanya sampai pengembangan atau pembuatan prototipe. Hasil penelitian menunjukan bahwa untuk kajian etnobotani Mentega didapatkan dapat menjadi obat luka dan gatal (etnofarmakologi), untuk kayu bakar dan menjadi bahan bangunan (papan) (etno-ekonomi), serta buah untuk bahan makanan dan dijual. Sedangkan untuk kajian etno-linguistik, kata mentega diambil dari daging buah yang lembut, sedangkan untuk etnoantropologi, hanya sebagian kecil masyarakat yang berpendapat, bahwa tumbuhan ini menjadi rumah bagi mahkluk halus. Berdasarkan hasil uji validasi didapatkan bahwa BIP yang disusun sudah sangat valid dan uji keterbacaan sangat baik. Dengan demikian bahwa BIP yang disusun dari hasil pengembangan ini sudah layak untuk digunakan secara lokal.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI