DIGITAL LIBRARY



JUDUL:DAKWAH ISLAM DI DESA DATAR AJAB, KECAMATAN HANTAKAN, KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH, KALIMANTAN SELATAN TAHUN 1986-2024
PENGARANG:DIYONA WIDYA VIANA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-11-03


Penelitian ini membahas tentang proses dakwah Islam yang terjadi pada masyarakat Kaharingan di Pegunungan Meratus, Desa Datar Ajab dalam kurun waktu 1986-2024. Pembahasan ini meliputi tentang bagaimana Islam bisa hadir serta peranan para tokoh dari Komunitas Da’i Meratus yang terlibat dalam strategi penyebaran nya. Hal ini jelas melibatkan berbagai metode dakwah dan dalam perkembangan nya juga memerlukan berbagai saluran islamisasi guna meningkatkan pengaruh agama tersebut. Aspek-aspek tersebut dikaji menggunakan metode sejarah dengan melakukan analisis terhadap berbagai sumber sejarah yang ditemukan selama proses penelitian dan menyesuaikan nya dengan penelitian-penelitian terdahulu.

Islam pertama kali hadir di Desa Datar Ajab pada tahun 1986 setelah seorang pendakwah sekaligus politisi dari Kota Barabai bernama Ustadz Fakih berhasil mengislamkan Musa yang merupakan Kepala Desa Datar Ajab pada masa itu. Kedudukan politik Musa selaku Kepala Desa telah berhasil menjadi faktor penting bertahannya Islam di Desa Datar Ajab pada masa awal kedatangannya. Terdapat sokongan dari pihak lain seperti Komunitas Da’i meratus dibawah naungan Pondok Pesantren Raudhatul Ulum yang membuat Islam bisa berkembang dengan baik pada masa setelah nya. Metode Dakwah Bil-Lisan, Dakwah Bil-Qalam dan Dakwah Bil-Hal digunakan sebagai strategi utama. Berbagai saluran islamisasi seperti saluran pernikahan, saluran pendidikan dan saluran politik menjadi faktor pendukung perkembangan.

Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa Desa Datar Ajab memiliki karakteristik unik dengan masyarakat yang masih sangat menjunjung tinggi nilai-nilai adat istiadat. Proses Dakwah Islam di Desa Datar Ajab tidak terlepas dari adanya penyesuaian antara nilai-nilai Islam dengan kepercayaan lokal Kaharingan yang dianut mayoritas Masyarakat Meratus. Pertemuan dua kebudayaan tersebut telah menghasilkan perubahan sosial di tengah kehidupan masyarakat di desa tersebut.

 

Kata Kunci: Dakwah Islam, Sejarah Lokal, Perkembangan Dakwah.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI