DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN LANGSUNG TUNAI DI DESA AGUNG MULYA KECAMATAN TELAGA ANTANG KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR | |
| PENGARANG | : | AMANDA CLARA APRILIA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-11-05 |
ABSTRAK
Amanda Clara Aprilia, 2110413320043, 2025 Implementasi Program Bantuan Langsung Tunai di Desa Agung Mulya Kecamatan Telaga Antang Kabupaten Kotawaringin Timur. Dibimbing oleh Saifudin.
Kemiskinan merupakan fenomena global yang terjadi di belahan dunia. Indonesia merupakan salah satu negara yang masih berstatus berkembang, maka isu kemiskinan sudah tidak asing lagi. Pemerintah melakukan beberapa upaya untuk menanggulangi kemiskinan, salah satunya adalah program Bantuan Langsung Tunai. Program bantuan langsung tunai bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat miskin untuk memenuhi kebutuhan dasar.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi program bantuan langsung tunai di Desa Agung Mulya Kecamatan Telaga Antang Kabupaten Kotawaringin Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan adalah melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder dengan informan penelitian ialah Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kotawaringin Timur, Kepala Desa Agung Mulya, Sekretaris Desa Agung Mulya, Ketua BPD Desa Agung Mulya, Ketua RT Desa Agung Mulya, dan Masyarakat penerima BLT.
Penelitian ini menggunakan dua variabel dengan delapan indikator implementasi kebijakan yang dikemukakan oleh Grindle. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program bantuan langsung tunai di desa Agung Mulya Kecamatan Telaga Antang Kabupaten Kotawaringin Timur belum optimal. Hal ini dapat dilihat dari proses penyaluran dan evaluasi yang belum optimal dimana pada proses penyaluran dana masih terjadi keterlambatan, dan pada proses evaluasi dilaksanakan setiap satu tahun sekali sehingga kendala yang terjadi disetiap pembagian dana tidak langsung dicarikan solusi. Sedangkan untuk proses pendataan dan pemantauan sudah optimal karena pada proses pendataan dilaksanakan mulai dari bawah dan keputusan diambil dari hasil musyawarah, untuk pemantauan di setiap kegiatan program tersebut selalu melibatkan perwakilan BPD desa Agung Mulya.
Kepada pemerintah desa perlu melakukan evaluasi rutin setelah melakukan proses penyaluran dana untuk mengidentifikasi kendala, dan mencari solusi. Kepada masyarakat penerima bantuan sebaiknya memanfaatkan dana bantuan sebagai modal usaha, contohnya seperti usaha kripik.
Kata Kunci: Implementasi, Bantuan Langsung Tunai.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI