DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENANGANAN LONGSORAN PADA RUAS JALAN BULAYAK TIMAN KECAMATAN HANTAKAN, KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | ANDREAN WAHYU HARYONO | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-11-11 |
ABSTRAK Lereng merupakan struktur tanah yang memiliki sudut kemiringan terhadap suatu permukaan bumi dengan bidang datar (horizontal). Elevasi tinggi permukaan tanah yang sangat berbeda tentu ada beberapa hal yang harus diperhatikan, gaya gravitasi yang bekerja mendorong sehingga tanah yang yang lebih tinggi kedudukannya cenderung akan bergerak ke bawah dan berpotensi menimbulkan kelongsoran. Curah hujan yang tinggi menjadi salah satu penyebab terjadinya kelongsoran dikarenakan kondisi tanah jenuh yang mempengaruhi kohesi tanah sehingga daya ikat atar partikel tanah berkurang dan kuat geser tanah pun berkurang, salah satunya longsoran yang terjadi di Desa Batu Tunggal, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan pada pertengahan tahun 2022. Kelongsoran menyebabkan terhambatnya aktifitas lalu lintas jalan tersebut dikarenakan kondisi jalan yang kurang memadai dan membahayakan. Oleh karena itu, pada lokasi ini direncanakan pembangunan dinding penahan tanah tipe kantilever dengan perkuatan struktur bawah berupa tiang pancang tipe mine pile dengan lebar 250 mm. Metodologi dalam perancangan tugas akhir ini dimulai dari pengumpulan data sekunder berupa pengukuran topografi dan penyelidikan tanah, lalu dilanjutkan dengan pengolahan data berupa pembebanan yang mengacu pada SNI 8640-2017 mengenai Standar Pembebanan untuk Dinding Penahan Tanah. Tahap selanjutnya dilanjutkan dengan perhitungan analisis desain fondasi dengan mempertimbangkan sebagai fondasi dalam yaitu tipe mine pile, sehingga analisis fondasi ditinjau pada stabilitas axial, stabilitas lateral, dan overall stability menggunakan acuan SNI 8460;2017. Hasil yang diperoleh dari analisa perhitungan, struktur Dinding Penahan Tanah (DPT) Tipe Kantilever menggunakan mutu beton fc’ 25 MPa dipilih sebagai solusi penanganan longsoran dengan panjang 25 m dan tinggi 7 meter dan diperkuat dengan tiang pancang tipe mini pile ?25 x 25 m; panjang 4 m; berjumlah 4 buah/meter. Pada kondisi eksisting lereng didapatkan nilai SF sebesar 0.984 sedangkan setelah adanya perkuatan dengan dinding penahan tanah nilai SF menjadi 1.616. Analisis stabilitas terhadap daya dukung aksial 1.393 kN > 457.79 kN, daya dukung lateral 543.3 kN > 48.235 kN, dan defleksi tiang 2.27 ???????? < 12 ????????. Estimasi rencana anggaran biaya pada perencanaan Dinding Penahan Tanah Tipe Kantilever yakni sebesar Rp 1.655.440.000,00. Kata Kunci: Dinding Penahan Tanah, Kantilever, Stabilitas
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI