DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENERAPAN SHAPLEY ADDITIVE EXPLANATIONS (SHAP) PADA MODEL RANDOM FOREST UNTUK KLASIFIKASI PEMILIHAN FASILITAS KESEHATAN | |
| PENGARANG | : | ANGELINA IVANNA GENARDI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-11-14 |
Pemerataan layanan kesehatan bergantung pada perilaku masyarakat dalam memilih fasilitas kesehatan. Akses yang merata belum tercapai karena masih terdapat kesenjangan pemanfaatan antar kelompok masyarakat. Pemilihan fasilitas kesehatan dipengaruhi oleh berbagai faktor sosial ekonomi. Sebagian besar penelitian sebelumnya menggunakan model klasifikasi klasik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model klasifikasi pemilihan fasilitas kesehatan di Kelurahan Basirih menggunakan Random Forest dengan interpretasi Shapley Additive Explanations (SHAP). Analisis deskriptif dilakukan untuk menggambarkan karakteristik sosial ekonomi keluarga berdasarkan pilihan fasilitas kesehatan. Ketidakseimbangan kelas pada data diatasi menggunakan Synthetic Minority Oversampling Technique - Nominal (SMOTE-N). SHAP digunakan untuk menjelaskan kontribusi setiap prediktor terhadap hasil klasifikasi. Hasil analisis deskriptif menunjukkan keluarga yang memilih Puskesmas umumnya kepala keluarga berpendidikan dasar, jarak rumah <1 km, tidak memiliki asuransi atau hanya asuransi swasta, terdapat riwayat hipertensi, dan pengeluaran <1 juta per bulan. Penerapan SMOTE-N meningkatkan performa model Random Forest dengan akurasi seimbang 78.53% dan F1-Score 62.86%. Nilai SHAP mengidentifikasi jarak tempat tinggal, kepemilikan jaminan kesehatan, dan besaran pengeluaran sebagai prediktor yang paling berkontribusi terhadap hasil klasifikasi. Penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah dapat meningkatkan akses geografis ke Puskesmas, memperluas jangkauan layanan bagi pengguna jaminan kesehatan, dan memberikan subsidi bagi keluarga kurang mampu.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI