DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGGUNAAN ASAP CAIR ULIN (Eusideroxylon zwageri) TERHADAP DAYA TAHAN SENGON (Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen) DARI SERANGAN RAYAP TANAH | |
| PENGARANG | : | NOOR SYIFA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-11-20 |
ABSTRAK
NOOR SYIFA. 2025. “Penggunaan Asap Cair Ulin (Eusideroxylon zwageri) terhadap Daya Tahan Sengon (Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen) dari Serangan Rayap Tanah.” Skripsi Program Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Ir. Muhammad Faisal Mahdie, M.P. dan Ir. Budi Sutiya, M.P.
Kata Kunci: Asap Cair Ulin; Kayu Sengon; Rayap Tanah; Pengawetan Kayu; Mortalitas
Kayu sengon termasuk dalam kelas awet rendah sehingga sangat rentan terhadap serangan rayap tanah (Coptotermes sp.). Penggunaan asap cair kayu ulin (Eusideroxylon zwageri) sebagai bahan pengawet alami merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan daya tahan kayu sengon terhadap serangan organisme perusak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi asap cair ulin terhadap tingkat absorbsi, retensi, kehilangan berat, dan mortalitas rayap tanah pada kayu sengon. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Hasil Hutan Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat selama enam bulan (Januari–Juni 2025). Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan konsentrasi asap cair (0%, 5%, 10%, 15%, dan 20%) serta tiga ulangan, sehingga diperoleh 15 sampel uji. Hasil analisis menunjukkan bahwa asap cair kayu ulin berpengaruh nyata terhadap mortalitas rayap (p = 0,022) dan kehilangan berat kayu (p = 0,020). Mortalitas rayap tertinggi terdapat pada perlakuan 20% (39,33%), sedangkan kehilangan berat terendah terdapat pada perlakuan 10% (4,49%). Sementara itu, perlakuan tidak berpengaruh signifikan terhadap absorbsi dan retensi. Hasil ini menunjukkan bahwa asap cair kayu ulin efektif meningkatkan ketahanan kayu sengon terhadap serangan rayap tanah dengan konsentrasi optimal 10%–20%. Penggunaan asap cair ulin dapat menjadi alternatif bahan pengawet alami yang ramah lingkungan dan berpotensi menggantikan bahan kimia sintetis dalam pengawetan kayu.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI