DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | FITOREMEDIASI LIMBAH CAIR CARWASH MENGGUNAKAN TUMBUHAN AIR KIAMBANG (Salvinia molesta M) DAN KAYU APU (Pistia stratiotes L) | |
| PENGARANG | : | FRILI OKTARIA SAMOSIR | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-11-24 |
Aktivitas pencucian mobil meningkat pesat, namun sistem pengolahan limbah cair masih terbatas. Limbah sering dibuang langsung ke lingkungan sehingga mengancam ekosistem perairan. Limbah pencucian mobil mengandung deterjen, minyak, lemak, dan padatan tersuspensi yang meningkatkan kadar fosfat dan TSS serta menurunkan DO, sehingga kualitas air menurun. Fitoremediasi menjadi solusi berkelanjutan dan murah dengan memanfaatkan tanaman air. Penelitian ini menguji efektivitas Salvinia molesta dan Pistia stratiotes dalam mengolah limbah pencucian mobil. Rancangan Acak Lengkap digunakan dengan empat perlakuan: kontrol, Salvinia, Pistia, dan kombinasi keduanya. Parameter yang diukur meliputi fosfat, TSS, pH, suhu, dan DO pada hari ke-5, ke-10, dan ke-15. Hasil menunjukkan fosfat menurun dari 0,28 menjadi 0,12 mg/L, TSS dari 203 menjadi 7,9 mg/L, dan DO meningkat dari 4,6 menjadi 5,9 mg/L. pH stabil (7,07–7,20) dan suhu berkisar 25,1–28,7 °C. Uji Welch ANOVA menegaskan durasi pemaparan lebih lama meningkatkan efektivitas, dengan hasil terbaik pada hari ke-15. Salvinia molesta menunjukkan kinerja tertinggi, menegaskan potensi fitoremediasi sebagai solusi praktis pengelolaan limbah pencucian mobil.
Kata Kunci: Limbah pencucian mobil, Fitoremediasi, Pistia stratiotes, Salvinia molesta, Kualitas air.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI