DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pengaruh Aplikasi POC-Plus Urin Kambing Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Cabai Hiyung (Capsicum frutescens L.)
PENGARANG:NADA KHANSA HUWAIDA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-11-25


Tanaman cabai merupakan komoditas hortikultura bernilai tinggi dengan berbagai manfaat bagi kesehatan. Cabai Rawit Hiyung (Capsicum frutescens L.) merupakan varietas lokal yang berasal dari Desa Hiyung, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, dan dikenal sebagai salah satu cabai terpedas di Indonesia dengan tingkat kepedasan mencapai 94.500 ppm. Varietas ini mengandung berbagai nutrisi dan senyawa bioaktif. Meskipun produksi cabai nasional menurun sebesar 4% pada tahun 2023, Kabupaten Tapin tetap menunjukkan produktivitas tinggi melalui pengembangan varietas Hiyung. Salah satu faktor penting dalam meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas cabai adalah pemupukan yang tepat. Pupuk Organik Cair (POC) yang dibuat dari urin kambing merupakan alternatif ramah lingkungan yang kaya akan unsur hara penting. Inovasi lanjutan dari pupuk ini, yaitu POC-Plus, diperkaya dengan bahan nabati yang berfungsi sebagai sumber nutrisi sekaligus pestisida nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi POC-Plus urin kambing yang optimal dan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman Cabai Rawit Hiyung. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga Juni 2025 di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor dengan lima perlakuan konsentrasi POC-Plus urin kambing, yaitu: A0 = 0% (kontrol), A1 = 15%, A2 = 20%, A3 = 25%, dan A4 = 30%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC-Plus urin kambing tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap seluruh variabel yang diamati selama fase pertumbuhan vegetatif tanaman Cabai Rawit Hiyung.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI