DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH UMUR TANAMAN KARET (Hevea Brasiliensis Muell Arg) DAN WAKTU PENYADAPAN TERHADAP PRODUKSI GETAH (LATEKS) DI KECAMATAN HARUAI KABUPATEN TABALONG KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:MUHAMMAD DIMAS PRIAGUNG ARIS PUTRA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-11-27


MUHAMMAD DIMAS PRIAGUNG ARIS PUTRA. 2025. “Pengaruh Umur

Tanaman Karet (Hevea Brasiliensis Muell Arg) dan Waktu Penyadapan Terhadap

Produksi Getah (Lateks) di Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong Kalimantan

Selatan”

. Skrpsi, Program Studi Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat.

Pembimbing : Ir. Rosidah Radam, M.P. dan Ir. Hj. Violet, M.P.

Kata kunci : Kata kunci: Hevea brasiliensis, umur tanaman, waktu penyadapan,

produksi getah, lateks

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh umur tanaman karet (Hevea

brasiliensis Muell. Arg) dan waktu penyadapan terhadap produksi getah di

Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Produksi getah karet

dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah umur tanaman yang

menentukan kapasitas fisiologis tanaman dalam menghasilkan lateks, serta waktu

penyadapan yang berkaitan dengan aktivitas metabolisme tanaman. Penelitian

dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial

3 × 2, terdiri atas dua faktor yaitu umur tanaman (5, 10, dan 15 tahun) dan waktu

penyadapan (pagi dan sore), yang masing-masing diulang sebanyak lima kali. Data

dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji

BJND. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur tanaman dan waktu penyadapan

memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap produksi getah. Tanaman karet

berumur 15 tahun menghasilkan produksi tertinggi dengan rata-rata 184,5 gram per

pohon, diikuti umur 10 tahun (105,6 gram) dan 5 tahun (90,3 gram). Sementara itu,

penyadapan pada pagi hari menghasilkan produksi lebih tinggi (143,7 gram)

dibanding sore hari (109,8 gram). Interaksi antara umur tanaman dan waktu

penyadapan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap produksi getah.

Kesimpulannya, umur tanaman dan waktu penyadapan secara signifikan

memengaruhi produksi lateks. Petani disarankan untuk melakukan penyadapan

pada pagi hari dan mempertahankan tanaman hingga usia produktif optimal guna

meningkatkan hasil produksi.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI