DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH PENGGUNAAN POLITIK IDENTITAS DI MEDIA SOSIAL (TIKTOK) TERHADAP PREFERENSI POLITIK MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
PENGARANG:MUHAMMAD TAHMIDILLAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-12-01


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena masih rendahnya literasi dan pengetahuan sebagian mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) terkait politik identitas. Kondisi ini menyebabkan mahasiswa cenderung tidak menganalisis secara kritis konten yang mengandung unsur politik identitas di media sosial, khususnya TikTok, dalam pengambilan keputusan politik mereka. Akibatnya, preferensi politik yang terbentuk berpotensi mengarah pada isu-isu SARA.

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh politik identitas di TikTok terhadap preferensi politik mahasiswa PPKn FKIP Universitas Lambung Mangkurat, mengetahui apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi mahasiswa PPKn FKIP ULM dalam membentuk preferensi politik mereka melalui politik identitas di media sosial TikTok serta mengetahui bagaimana preferensi politik mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam menanggapi politik identitas yang mereka temukan di sosial media (TikTok ) dalam pengambilan keputusan mereka memilih pemimpin.. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan analisis regresi linear sederhana, ditemukan bahwa politik identitas di TikTok berpengaruh signifikan terhadap preferensi politik mahasiswa. Hasil analisis menunjukkan persamaan regresi Y = 29.287 + 0.817X. Nilai t hitung sebesar 9.379 lebih besar dari t tabel 1.991, dan signifikansi 0.000 < 0.05, menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (H?) diterima. Uji F juga memperkuat hasil ini dengan F hitung 87.967 > F tabel 3.966 dan signifikansi 0.000 < 0.05.

 

Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 78 responden mahasiswa angkatan 2021 hingga 2024. Hasilnya menunjukkan bahwa preferensi politik mahasiswa dipengaruhi oleh tiga indikator politik identitas, yaitu Primordialisme (65.59% sangat setuju), Konstruktivisme (79.42%), dan Instrumentalisme (60.47%), dengan Konstruktivisme sebagai indikator paling dominan. Selain itu, preferensi politik mahasiswa juga mempengaruhi keputusan memilih mereka, yang ditinjau melalui aspek persepsi (66.52%), nilai (72.22%), kecenderungan (67.45%), dan kepuasan (77.35%), dengan kepuasan sebagai aspek paling dominan.

 

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI