DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Analisis Integrasi Pasar Komoditas Bawang Merah di Kalimantan Selatan | |
| PENGARANG | : | M. SYA'RANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-12-02 |
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat fluktuasi harga bawang merah di tiga pasar utama Kalimantan Selatan (Banjarmasin, Tabalong, dan Kotabaru) serta menilai tingkat integrasi pasar antarwilayah dan peran masing-masing pasar dalam membentuk dinamika harga regional. Data yang digunakan berupa deret waktu harga ritel bulanan periode April 2019 hingga Januari 2024, dianalisis menggunakan Koefisien Variasi (KV) dan model Vector Autoregression (VAR) yang dilengkapi dengan uji Granger Causality, Impulse Response Function (IRF), dan Forecast Error Variance Decomposition (FEVD). Hasil analisis fluktuasi menunjukkan bahwa harga bawang merah di ketiga pasar bergerak relatif searah dengan tingkat volatilitas moderat, di mana Tabalong memiliki fluktuasi tertinggi, sedangkan Banjarmasin menunjukkan stabilitas paling kuat. Uji Granger dan estimasi VAR mengindikasikan keterkaitan harga antar pasar yang parsial dan asimetris, dengan transmisi informasi harga yang tidak simultan. Analisis IRF memperlihatkan bahwa penyesuaian harga berlangsung bertahap, di mana Banjarmasin bereaksi cepat, Tabalong menyesuaikan dalam jangka menengah, dan Kotabaru bereaksi paling lambat. Hasil FEVD mengonfirmasi bahwa Banjarmasin berperan sebagai pasar acuan (reference market) dengan kontribusi dominan terhadap variasi harga di Tabalong dan Kotabaru. Secara keseluruhan, integrasi pasar bawang merah di Kalimantan Selatan bersifat parsial dan berorientasi informasi, menunjukkan adanya keterkaitan harga yang efektif namun belum efisien sepenuhnya secara spasial.
Kata Kunci : Integrasi Pasar, Bawang Merah, Koefisien Variasi (KV), VAR
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI