DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pengaruh Pemberian Formulasi Pupuk NPK dan Pupuk Hayati terhadap Pertumbuhan dan Komponen Hasil Jagung Hibrida Varietas BISI 234 di Lahan Rawa Lebak | |
| PENGARANG | : | WAHYU HIDAYAT | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-12-02 |
Jagung merupakan tanaman pangan strategis yang memiliki peranan penting dalam mendukung ketahanan pangan di indonesia. Bersama padi dan gandum, jagung menjadi salah satu sumber energi utama manusia karena mampu menyediakan sekitar sepertiga kebutuhan kalori masyarakat di negara-negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui pengaruh formulasi pupuk NPK dan hayati terhadap pertumbuhan dan komponen hasil jagung hibrida varietas BISI 234 di lahan rawa lebak. 2) mendapatkan formulasi pupuk NPK dan hayati yang memberikan pertumbuhan dan komponen hasil jagung hibrida varietas BISI 234 di lahan rawa lebak. Penelitian ini dilaksanakan di lahan rawa lebak, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, waktu pelaksanaan penelitian dari bulan Februari sampai dengan Agustus 2025.
Penelitian ini merupakan percobaan di lapangan menggunakan Rancangan lingkungan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal. Faktor yang diteliti adalah formulasi pupuk NPK dan Pupuk hayati (K) yang terdiri atas empat taraf perlakuan, yaitu k1 = 100% NPK, 75% NPK + hayati, 50% NPK + hayati, dan 25% NPK + hayati. Setiap perlakuan diulang sebanyak 6 kali sehingga terdapat 24 satuan percobaan. Peubah yang diamati meliputi: 1) tinggi tanaman; 2) jumlah daun; 3) diameter batang; 4) waktu muncul bunga; 5) berat berangkasan kering; 6) diameter tongkol; 7) panjang tongkol; 8) jumlah baris biji per tongkol; 9) jumlah biji per baris; 10) jumlah biji per tongkol; 11) berat 100 biji.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian formulasi pupuk NPK dan pupuk hayati berpengaruh nyata dan sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 3, 5, 6 dan 7 MST; jumlah daun umur 3 MST; diameter batang umur 4, 5, 7 MST; waktu muncul bunga; berat berangkasan kering; diameter tongkol; jumlah baris biji per tongkol; jumlah biji per tongkol; berat 100 biji. Pada perlakuan formulasi NPK 75% + hayati menghasilkan tinggi tanaman umur 7 MST 158,86 cm; jumlah daun berpengaruh sangat nyata pada perlakuan NPK 75% + hayati pada umur 3 MST dengan nilai rerata teringgi 6,17; diameter batang umur 7 MST 19, 66 cm lebih tinggi; Pada perlakuan NPK 75% + hayati menghasilkan waktu muncul bunga tercepat yaitu 51,33 HST; berat berangkasan kering pada perlakuan NPK 75% + hayati menghasilkan 57,67 g lebih tinggi; pada perlakuan NPK 75% + hayati menghasilkan diameter tongkol 42,17 mm lebih tinggi; jumlah baris biji per tongkol NPK 75% + hayati menghasilkan nilai tertinggi 16 baris; jumlah biji per tongkol perlakuan NPK 75% + hayati menghasilkan jumlah 543 biji lebih tinggi; berat 100 biji perlakuan 100% NPK menghasilkan berat 23,05 g lebih tinggi.
Disarankan kepada petani bisa menggunakan perlakuan 75% NPK + hayati dapat menjadi alternatif lebih efisien dalam penggunaan pupuk kimia karena menunjukan efektifitas yang lebih baik bagi tanaman dan dapat menjadi contoh kepada petani agar tidak terpaku dalam penggunaan pupuk kimia saja.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI