DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT (Pb DAN Cd) PADA SEDIMEN DI SEKITAR PERAIRAN PULAU TEMPURUNG, KECAMATAN TABUNGANEN, KABUPATEN BARITO KUALA, PROVINSI KALIMANTAN SELATAN. | |
| PENGARANG | : | FADYA AMALYA PUTRI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-12-02 |
Estuari merupakan wilayah perairan tempat bercampurnya air sungai dan air laut, sehingga salinitasnya lebih rendah dibandingkan laut lepas. Proses percampuran kompleks, justru membuat estuari menjadi ekosistem yang sangat produktif. Selain itu, estuari berperan penting sebagai habitat bagi berbagai biota laut, termasuk menjadi tempat pemijahan dan pembesaran anak ikan. Namun, aktivitas manusia seperti pembuangan limbah industri dan sampah terutama yang mengandung logam berat ke sungai telah mencemari estuari. Limbah tersebut terbawa aliran sungai dan terakumulasi di muara, sehingga mengancam kelestarian ekosistem ini (Hutabarat dan Evans, 2017). Logam berat dalam penelitian ini dianalisis menggunakan metode AAS dan tekstur sedimen dianalisis menggunakan metode pipet. Hasil analisis kandungan logam berat Pb pada sedimen di sekitar perairan Pulau Tempurung berkisar antara <0,020** – 6,087 mg/Kg dan logam berat Cd pada sedimen berkisar antara 0,054 – 0,553 mg/Kg. Secara umum kandungan logam berat (Pb dan Cd) belum ada yang melebihi standar baku mutu IADC/CEDA (1997) dan masih berada dibawah level target atau tidak terlalu berbahaya bagi lingkungan. Tesktur sedimen di sekitar perairan pulau tempurung dominan lumpur berpasir pada Stasiun 3, 4, dan 6. Stasiun 2 dan 5 memiliki jenis tekstur sedimen lumpur, Stasiun 1 didominasi tekstur sedimen pasir berlumpur. Hasil analisis korelasi antara fraksi pasir dengan logam berat (Pb dan Cd) memiliki korelasi negatif sedangkan pada fraksi lempung dan liat memiliki korelasi yang positif.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI