DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PRARANCANGAN PABRIK DIFENIL DARI BENZENA DENGAN MENGGUNAKAN PROSES DIMERISASI KAPASITAS 27.000 TON/TAHUN
PENGARANG:NOOR FITRIYANA ASLAMIYAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-12-03


Difenil merupakan senyawa organik stabil yang termasuk dalam kelompok polifenil dan dikenal memiliki

ketahanan tinggi terhadap dekomposisi termal serta degradasi radiasi. Senyawa ini memiliki berbagai aplikasi

industri, seperti bahan baku pembuatan pewarna tekstil, plasticizer, dan media transfer panas. Hingga saat ini, 

kebutuhan difenil di Indonesia masih dipenuhi melalui impor, sehingga pendirian pabrik difenil menjadi peluang

strategis untuk meningkatkan kemandirian industri nasional. Pada prarancangan pabrik ini, proses produksi difenil

dilakukan melalui reaksi dimerisasi benzena menggunakan katalis PdCl? pada suhu 105°C dan tekanan 26,8 atm di

dalam reaktor bubble. Reaksi bersifat eksotermis dengan pendinginan menggunakan chilled water, menghasilkan

konversi reaksi sebesar 94% dan kemurnian produk mencapai 99%. Pabrik dirancang berkapasitas 27.000 ton/tahun,

beroperasi selama 330 hari/tahun, menggunakan bahan baku benzena sebesar 4.638,0411 kg/jam, dan berlokasi di

Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah dengan luas area 38.000 m². Kebutuhan air utilitas diambil dari Sungai Serayu

sebesar 146.129,24 kg/jam, dengan total tenaga kerja sebanyak 160 orang. Hasil evaluasi ekonomi menunjukkan

kebutuhan modal tetap sebesar Rp 1.515.081.142.125,- dan modal kerja sebesar Rp 2.462.605.806.357,-. Nilai Return

on Investment (ROI) setelah pajak sebesar 63%, Pay Out Time (POT) setelah pajak selama 1,87 tahun, Break Even

Point (BEP) sebesar 48,89%, dan Shut Down Point (SDP) sebesar 31,98%. Berdasarkan hasil tersebut, pabrik difenil

ini dinilai layak untuk didirikan dan dapat dilanjutkan ke tahap perancangan pabrik secara rinci.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI