DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | SELEKSI CENDAWAN ENDOFIT UMBI BAWANG DAYAK SEBAGAI AGEN PENGENDALI BIOLOGI TERHADAP Colletotrichum acutatum PENYEBAB BUSUK BUAH CABAI RAWIT (Capsicum frustescens L.) | |
| PENGARANG | : | IKHSANUL AKBAR | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-12-08 |
Penelitian ini bertujuan dapat mengetahui cendawan endofit apa saja yang terdapat pada jaringan umbi bawang dayak dan menyeleksi cendawan endofit tersebut berdasarkan persentase hambatnya terhadap patogen Colletotrichum acutatum penyebab antraknosa secara in-vitro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial yang terdiri dari 6 perlakuan dan 4 ulangan sehingga menghasilkan 24 satuan percobaan, dengan masing-masing perlakuan terdiri dari EnBi5H (antagonis EnBi5H + PCfO0), EnBi10P (antagonis EnBi10P + PCfO0), EnBi13H (antagonis EnBi13H + PCfO0), EnBi17PH (antagonis EnBi17PH + PCfO0), EnBi19A (antagonis EnBi19A + PCfO0), EnBi21PK (antagonis EnBi21PK + PCfO0), dan PCfO0 (patogen Colletotrichum acutatum/kontrol). Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Produksi Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru.
Hasil pada penelitian ini terdapat enam koloni cendawan endofit asal umbi bawang dayak yang berhasil di isolasi dan dimurnikan, lima koloni diantaranya dapat diidentifikasi berdasarkan karakteristik morfologi makroskopik maupun mikroskopik yaitu, EnBi5H (Penicillium sp.), EnBi10P (Mucor sp.), EnBi13H (Gliocladium sp.), EnBi17PH (Aspergillus niger), dan EnBi21PK (Mortierella sp.), namun satu koloni tidak teridentifikasi karena hanya terdapat hifa (mycelia sterilia) yaitu cendawan endofit dengan kode isolat EnBi19A.
Seluruh kombinasi perlakuan berpengaruh sangat nyata pada 5 dan 7 HSI dengan perlakuan yang memiliki nilai hambatan paling tinggi adalah EnBi13H dan EnBi17PH dengan persentase hambatan pada 7 HSI secara berturut-turut yaitu 64,29% dan 61,9% dan keduanya sama-sama memiliki interaksi overgrowth by antagonist, sedangkan perlakuan yang memiliki nilai hambat paling rendah pada 5 dan 7 HSI adalah EnBi19A dengan nilai persentase hambat hanya mencapai 23,81%, interaksi yang terjadi adalah mutual slight inhibition atau antibiosis.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI