DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PEMETAAN TINGKAT BAHAYA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI KOTA BANJARBARU
PENGARANG:JULIANA GULTOM
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-12-11


Juliana Gultom, NIM 2110416220002, Pemetaan Tingkat Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan di Kota Banjarbaru, dibimbing oleh Dr. Rosalina Kumalawati M.Si.

Bencana karhutla merupakan jenis bencana yang biasanya terjadi selama musim kemarau yang panjang. Kebakaran hutan dan lahan dapat berdampak pada wilayah lain di luar area terjadinya kebakaran, karena menghasilkan kabut asap tebal yang menyebar secara luas. Kota Banjarbaru di Provinsi Kalimantan Selatan adalah daerah dengan kejadian karhutla yang cukup sering terjadi, terutama selama musim kering. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui zona tingkat bahaya kebakaran hutan dan lahan di Kota Banjarbaru beserta analisisnya. Penelitian ini menggunkan pendekatan berjenjang dengan skoring pada setiap varibel yang diteliti. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah tutupan lahan, curah hujan, jenis tanah, dan titik panas.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa, seluruh kecamatan di Banjarbaru mengalami peningkatan level bahaya dari kategori rendah-sedang menjadi sedang-tinggi, dan kondisi ini bertahan hingga 2024. Kecamatan Landasan Ulin tercatat sebagai area dengan bahaya tertinggi, disusul Cempaka, Liang Anggang, dan Banjarbaru Selatan. Kecamatan Banjarbaru Utara menjadi satu-satunya wilayah yang masih dalam kategori bahaya rendah, kemungkinan karena infrastruktur pencegahan yang lebih baik dan kondisi geografis yang mendukung. Pemetaan tingkat bahaya karhutla ini sangat krusial sebagai dasar pengambilan keputusan strategis dalam mitigasi guna mengurangi kejadian dan dampak karhutla di masa mendatang.

 

Kata Kunci: Pemetaan, Bahaya, Karhutla, Banjarbaru.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI