DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Desain Ruang Sempadan Sungai Dengan Pendekatan Eko Hidraulik Pada Sempadan Sungai Kuranji Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru
PENGARANG:MUHAMMAD NABIEL IHSAN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-12-11


Kepadatan penduduk yang semakin tingggi merupakan salah satu penyebab dilakukannya pengalihan fungsi lahan yang mengakibatkan daerah resapan tanah tidak lagi memiliki fungsi awalnya. Perencanaan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting geometrik dan penampang sungai, menganalisis kapasitas sungai dalam menampung debit banjir rencana, dan merancang pengelolaan sempadan sungai di Daerah Pengaliran Sungai Kuranji, Kecamatan Banjarbaru Selatan, dengan pendekatan eko-hidraulik yang mengintegrasikan aspek hidrologi, hidrolika, dan ekologi untuk menciptakan solusi pengelolaan sungai yang lebih efektif, berkelanjutan, serta menjaga kualitas lingkungan dan ekosistem. Analisis hidrologi menggunakan data curah hujan maksimum selama 20 tahun dari Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika Kota Banjarbaru. Intensitas curah hujan dengan berbagai kala ulang menggunakan metode Mononobe, dan debit banjir rencana dihitung menggunakan metode SCS Curve Number dengan nilai rerata debit rencana 50 tahun. Analisis hidrolika dengan perangkat lunak HEC-RAS mengevaluasi kapasitas daya tampung sungai pada sungai eksisting. Sungai tidak mampu menampung debit banjir rencana 50 tahun, sehingga perlu dilakukan normalisasi sungai dengan pertimbangan prinsip-prinsip eko-hirdaulik. Lebar sempadan sungai yang direkomendasikan bervariasi antara 7,1 m hingga 7,6 m terdiri dari bantaran banjir, bantaran longsor, bantaran ekologi, dan bantaran keamanan.

Kata Kunci : Hidrologi, Hidrolika, HEC-RAS, Sempadan Sungai, Sungai Kuranji.

Increasing population density is one of the causes of land conversion, resulting in the loss of land catchment areas from their original function. This planning aims to identify the existing geometric conditions and river cross-sections, analyze the river's capacity to accommodate the planned flood discharge, and design riverbank management in the Kuranji River Basin, South Banjarbaru District, with an eco-hydraulic approach that integrates hydrological, hydraulic, and ecological aspects to create more effective, sustainable river management solutions, while maintaining environmental and ecosystem quality. The hydrological analysis uses 20 years of maximum rainfall data from the Banjarbaru City Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency Station. Rainfall intensity with various return periods uses the Mononobe method, and the planned flood discharge is calculated using the SCS Curve Number method with an average value of the 50-year planned discharge. Hydraulic analysis using HEC-RAS software evaluates the river's capacity in the existing river. The river is unable to accommodate the 50-year planned flood discharge, so it is necessary to normalize the river by considering eco-hydraulic principles. The recommended riverbank width varies between 7.1 m and 7.6 m, consisting of flood banks, landslide banks, ecological banks, and safety banks.

Keywords : Hydrology, Hydraulics, HEC-RAS, Riverbank, Kuranji River.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI