DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PRARANCANGAN PABRIK HEXAMINE DARI FORMALDEHID DAN AMONIA DENGAN PROSES AGF LEVEBVRE (CAIR-GAS) KAPASITAS 20.000 TON/TAHUN | |
| PENGARANG | : | AUFA AZKA NOOR DZIKRA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-12-23 |
Prarancangan pabrik ini bertujuan untuk memproduksi hexamine dengan kapasitas 20.000 ton per tahun menggunakan proses sintesis. Hexamine merupakan senyawa penting yang digunakan di berbagai industri, seperti farmasi, resin, karet, tekstil, dan bahan peledak. Saat ini, kebutuhan hexamine di Indonesia masih dipenuhi melalui impor, meskipun ketersediaan bahan baku utama, yaitu formaldehid dan amonia, melimpah di dalam negeri. Oleh karena itu, pendirian pabrik ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan impor, meningkatkan daya saing industri kimia nasional, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Proses produksi hexamine menggunakan metode AGF Levebvre dipilih karena memiliki efisiensi konversi hingga 97%, beroperasi pada tekanan atmosfer, dan temperatur operasi yang relatif rendah. Reaksi antara formaldehid dan amonia berlangsung cepat tanpa memerlukan katalis, menghasilkan hexamine dengan kemurnian tinggi. Tahapan produksi meliputi penyediaan bahan baku, reaksi di reaktor gas-cair, serta proses pemurnian menggunakan evaporator, filter press, spray dryer, dan ball mill untuk menghasilkan produk dengan kemurnian hingga 99,5%.
Bahan baku produksi akan disuplai oleh PT Pupuk Kaltim (amonia) dan PT Intan Wijaya Chemical Industry (formaldehid). Pendirian pabrik ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan domestik tetapi juga untuk meningkatkan ekspor ke kawasan Asia, mendukung industri hilir, serta membuka lapangan kerja. Dengan kapasitas 20.000 ton per tahun, pabrik ini diharapkan dapat beroperasi secara efisien dan berkontribusi pada perkembangan industri kimia nasional.
Kata kunci: Hexamine, sintesis, evaporator
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI