DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Analisis Proporsi Pengeluaran Rumah Tangga Petani Padi di Desa Jelapat II Kecamatan Mekarsari Kabupaten Barito Kuala | |
| PENGARANG | : | IQBAL NUR RONI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-12-30 |
Ketahanan pangan rumah tangga petani dapat diukur melalui proporsi pengeluaran pangan, di mana proporsi tinggi mengindikasikan kerentanan ekonomi. Meskipun Desa Jelapat II merupakan sentra produksi padi terbesar di Kecamatan Mekarsari dengan luas panen 1.021 hektar, kondisi ekonomi petani belum tentu sejalan dengan tingkat produksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pendapatan dan proporsi pengeluaran rumah tangga petani padi untuk mengetahui tingkat ketahanan pangan di Desa Jelapat II, Kecamatan Mekarsari, Kabupaten Barito Kuala. Metode penelitian menggunakan simple random sampling terhadap 30 responden petani padi. Data pendapatan dianalisis dari tiga sumber yaitu on-farm (usahatani), off-farm (kegiatan di luar usahatani namun masih dalam sektor pertanian), dan non-farm (kegiatan di luar sektor pertanian). Ketahanan pangan diukur menggunakan indikator Maxwell dengan ambang batas 60% dari total pengeluaran. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pendapatan rumah tangga mencapai Rp25,2 juta per tahun dengan kontribusi terbesar dari on-farm sebesar 82,80%. Rata-rata pengeluaran rumah tangga sebesar Rp22,8 juta per tahun dengan proporsi pengeluaran pangan 58,45% dan non-pangan 41,55%. Berdasarkan indikator ketahanan pangan, sebanyak 73,33% rumah tangga petani tergolong tahan pangan, sedangkan 26,67% tidak tahan pangan. Mayoritas rumah tangga petani padi di Desa Jelapat II tergolong tahan pangan, namun sebagian besar berada pada kondisi rentan karena proporsi pengeluaran pangan mendekati ambang batas 60%.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI