DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL KAYU BAJAKAH MERAH (Spatholobus littoralis Hassk) TERHADAP KADAR TNF-???? Tinjauan pada Mencit yang Diinfeksi Plasmodium berghei
PENGARANG:RIZKY WIRA ADHYAKSA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-02


Malaria masih menjadi masalah kesehatan global dengan angka morbiditas

dan mortalitas tinggi. Salah satu sitokin penting dalam patogenesis malaria adalah

Tumor Necrosis Factor-α (TNF-α), yang berperan dalam mekanisme pertahanan

imun, namun produksi berlebih dapat menyebabkan komplikasi berat. Penelitian

ini bertujuan mengetahui pengaruh ekstrak etanol kayu bajakah merah

(Spatholobus littoralis Hassk.) terhadap kadar TNF-α pada mencit

terinfeksi Plasmodium berghei. Desain penelitian adalah eksperimental

menggunakan post-test only control group design pada mencit BALB/c jantan,

yang dibagi menjadi kelompok kontrol negatif, kontrol positif, dan perlakuan

dengan ekstrak etanol kayu bajakah merah dosis 50, 100, dan 250 mg/kgBB.

Analisis data dilakukan menggunakan uji Kruskal-wallis yang dilanjutkan dengan

uji Mann-whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata kadar TNF-α pada

kelompok mencit yang diberi ekstrak lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol

negatif (p < 0,05). Pemberian ekstrak secara signifikan menurunkan kadar TNF-α

dibandingkan kontrol negatif (p < 0,05). Efek ini diduga berasal dari kandungan

flavonoid, saponin, dan tanin yang bersifat antiinflamasi. Temuan ini

mengindikasikan bahwa ekstrak etanol kayu bajakah merah berpotensi

dikembangkan sebagai terapi adjuvan antimalaria melalui mekanisme modulasi

respon imun. Kesimpulan penelitian adalah pemberian ekstrak etanol kayu bajakah

merah dapat menurunkan kadar TNF-α pada mencit yang terinfeksi P. berghei.

Kata kunci: Ekstrak etanol, kayu bajakah merah, Plasmodium berghei, TNF-α.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI