DIGITAL LIBRARY



JUDUL:INTERAKSI 9-OXO-10(E),12(E) OCTADECADIENOIC, ?-ELEOSTEARIC, URSOLIC ACID FRAKSI N-HEKSAN DAUN BENALU BATU (PARABOEA SP) DENGAN VEGFR-2: MOLECULAR DOCKING APPROACH
PENGARANG:ALIA JAHRA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-03


 

Kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama di dunia, dengan mekanisme pertumbuhan yang sangat bergantung pada angiogenesis. Vascular Endothelial Growth Factor Receptor 2 (VEGFR-2) berperan penting dalam pembentukan pembuluh darah baru yang mendukung proliferasi dan metastasis sel kanker. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi senyawa bioaktif fraksi n-heksan daun Benalu Batu (Paraboea sp.), yaitu 9-oxo-10(E),12(E)-octadecadienoic acid, α-eleostearic acid, dan ursolic acid, sebagai inhibitor VEGFR-2 melalui pendekatan molecular docking. Hasil docking menunjukkan nilai binding affinity: kontrol –12,0 kcal/mol; 9-oxo-10(E),12(E)-octadecadienoic acid –7,1 kcal/mol; α-eleostearic acid –7,0 kcal/mol; dan ursolic acid +6,2 kcal/mol. Analisis interaksi memperlihatkan bahwa beberapa residu asam amino pada ligan uji beririsan dengan residu kontrol, yaitu CYS A:919, ASP A:1046, PHE A:1047, GLU A:917, GLU A:885, LYS A:868, dan LEU A:840. Kesamaan residu ini mendukung kemungkinan mekanisme penghambatan yang serupa dengan ligan kontrol. Temuan ini mengindikasikan bahwa 9-oxo-10(E),12(E)-octadecadienoic acid dan α-eleostearic acid memiliki potensi sebagai kandidat inhibitor VEGFR-2 meskipun afinitasnya lebih rendah dibanding kontrol. Penelitian lanjutan secara in vitro dan in vivo diperlukan untuk memvalidasi efektivitas serta keamanannya sebagai agen terapi antikanker berbasis penghambatan angiogenesis.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI