DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Hubungan Pitt Bacteremia Score (PBS) dan Quick Pitt Bacteremia Score (qPitt) terhadap Mortalitas Pasien Baktremia: Studi pada Pasien Penyakit Dalam yang Menjalani Rawat Inap di RSUD Ulin Banjarmasin Periode Januari 2022 – Desember 2024
PENGARANG:MAULINA PUTRI HERMILA SARI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-09


Bakteremia merupakan kondisi keberadaan bakteri hidup dalam aliran darah yang dibuktikan melalui kultur darah positif. Hingga kini, bakteremia masih berkontribusi pada tingginya angka mortalitas di seluruh dunia sehingga diperlukan sistem penilaian prognostik yang andal. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara Pitt Bacteremia Score (PBS) dan Quick Pitt Bacteremia Score (qPitt) dengan mortalitas pasien penyakit dalam dengan bakteremia yang menjalani rawat inap di RSUD Ulin Banjarmasin periode Januari 2022–Desember 2024. Penelitian observasional analitik dengan desain kohort retrospektif ini menggunakan data sekunder dari hasil kultur darah dan rekam medis. Sampel diperoleh melalui teknik purposive sampling dan didapatkan 93 pasien yang memenuhi kriteria. Hasil analisis univariat menunjukkan 40 pasien meninggal (43,01%) dan 53 hidup (56,99%). Kelompok PBS ≥ 4 ada 31 pasien (33,33%) dan PBS < 4 ada 62 pasien (66,67%), serta qPitt ≥ 2 ada 42 pasien (45,16%) dan qPitt < 2 ada 51 pasien (54,84%). Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square menunjukkan hubungan bermakna antara PBS dan mortalitas (p < 0,001; OR 25,442 [7,548–85,759]), serta antara qPitt dan mortalitas (p < 0.001; OR 46 [13.459–157.213]). Dapat disimpulkan bahwa PBS dan qPitt berhubungan signifikan dengan mortalitas pasien bakteremia.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI