DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Kayu Bajakah Merah (Spatholobus Littoralis Hassk) Terhadap Kadar Il-10 Tinjauan Pada Mencit Yang Diinfeksi Plasmodium Berghei | |
| PENGARANG | : | NURSYFA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-06 |
Bajakah merah (Spatholobus littoralis Hassk) merupakan tanaman yang sering digunakan sebagai obat tradisional. Bajakah merah diketahui mengandung senyawa alami yang memiliki manfaat, seperti flavonoid, alkaloid, saponin, tannin, fenol, steroid dan terpenoid, yang diduga bisa membantu meningkatkan kadar IL-10, yaitu sitokin untuk mengurangi peradangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol bajakah merah terhadap kadar IL-10 pada mencit yang terinfeksi Plasmodium berghei. Metode penelitian ini melibatkan empat kelompok mencit, yaitu: kontrol negatif (Na CMC 1%), kontrol positif (klorokuin), serta tiga kelompok ekstrak etanol bajakah merah dengan dosis 50 mg/kgBB, 100 mg/kgBB dan 250 mg/kgBB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar IL-10 meningkat secara signifikan pada kelompok yang diberi ekstrak etanol bajakah merah dibandingkan kelompok kontrol positif dan negatif, dosis tertinggi yaitu 250 mg/kgBB menghasilkan kadar IL-10 terbesar. Analisis statistik menggunakan uji Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney didapatkan p = 0,001 yang menunjukkan terdapat perbedaan bermakna rerata kadar IL-10 antara kelompok perlakuan dengan kontrol positif dan negatif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol bajakah merah memiliki potensi sebagai agen imunomodulator karena dapat meningkatkan kadar IL-10 pada mencit yang terinfeksi P. berghei dan bisa dikembangkan sebagai pengobatan tambahan untuk membantu mengatasi malaria.
Kata-kata kunci: Ekstrak etanol, Bajakah merah, Plasmodium berghei, IL-10
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI