DIGITAL LIBRARY



JUDUL:HUBUNGAN STRES DENGAN KUALITAS TIDUR PADA PERAWAT IGD DI RSD IDAMAN KOTA BANJARBARU
PENGARANG:NOR WAHYU NINGSIH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-06


Latar Belakang: Stres merupakan salah satu faktor psikologis yang diketahui dapat memengaruhi kualitas tidur, khususnya pada perawat IGD yang bekerja dalam situasi tekanan tinggi dan sistem kerja shift. Namun, kualitas tidur perawat tidak hanya dipengaruhi oleh stres, melainkan juga berbagai faktor lain seperti penyakit fisik, obat-obatan, lingkungan, gaya hidup, faktor gizi, dan kelelahan. Tujuan: Mengetahui hubungan stres dengan kualitas tidur pada perawat IGD di RSD Idaman Kota Banjarbaru. Metode: Penelitian menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 27 perawat IGD dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10) untuk mengukur stres dan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai kualitas tidur. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Sebanyak 17 perawat IGD (63%) mengalami stres ringan dan 21 perawat IGD (77,8%) memiliki kualitas tidur buruk. Uji Spearman diperoleh nilai p=0,258 (α=0,05), tidak terdapat hubungan signifikan antara stres dengan kualitas tidur pada perawat IGD di RSD Idaman Kota Banjarbaru. Diskusi: Tidak ditemukan hubungan signifikan menunjukkan bahwa meskipun stres berperan dalam memengaruhi kualitas tidur, terdapat faktor lain yang lebih dominan, seperti dukungan sosial, adaptasi tergadap lingkungan kerja, rutinas pribadi, serta mekanisme koping yang efektif.

Kata kunci: Stres, Kualitas Tidur, Perawat IGD

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI