DIGITAL LIBRARY



JUDUL:KAJIAN PEMBUATAN DAN PEMANFAATAN KITOSAN-MAGNETIT UNTUK ADSORPSI ZAT WARNA NAPHTHOL BLUE BLACK
PENGARANG:PUTRI CAHYANI RAHMAN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-06


Pencemaran air oleh pewarna sintetis seperti Naphthol Blue Black (NBB) merupakan masalah lingkungan karena sifatnya yang sulit terurai dan berpotensi toksik. Penelitian ini mengembangkan beads kitosan–magnetit sebagai adsorben magnetik untuk mengadsorpsi NBB. Beads disintesis dari perbandingan kitosan:Fe?O? = 2:1 (b/b) dan dibentuk melalui penetesan ke larutan NaOH. Karakterisasi dilakukan dengan FTIR, SEM–EDX, dan uji kadar air. Hasil FTIR menunjukkan adanya pita Fe–O yang mengonfirmasi keberhasilan integrasi magnetit ke dalam matriks kitosan, sedangkan SEM–EDX memperlihatkan permukaan komposit yang lebih kasar dan berpori. Beads kitosan murni memiliki kadar air 13,75%, sedangkan beads kitosan–magnetit sebesar 9,04%. Studi adsorpsi menunjukkan waktu kontak optimum 1440 menit dengan persentase adsorpsi beads kitosan-magnetit mencapai 89,31%, sedangkan beads kitosan murni mencapai 86,47%. pH optimum terjadi pada pH netral. Analisis isoterm menunjukkan bahwa data lebih sesuai dengan model Langmuir, dengan kapasitas maksimum adsorpsi masing-masing 6,39 mg/g (kitosan–magnetit) dan 7,96 mg/g (kitosan murni). Meskipun penambahan magnetit sedikit menurunkan kapasitas adsorpsi, komposit memberikan keuntungan berupa kemudahan pemisahan secara magnetik. Penelitian ini menunjukkan bahwa beads kitosan–magnetit efektif digunakan sebagai adsorben untuk pengolahan limbah cair berwarna.

Kata kunci: kitosan–magnetit, Fe?O?, Naphthol Blue Black, adsorpsi, beads, isoterm Langmuir.  

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI