DIGITAL LIBRARY



JUDUL:EVALUASI PERTUMBUHAN TANAMAN DAN KESUBURAN TANAH PADA BERBAGAI TAHUN TANAM REKLAMASI TAMBANG BATUBARA DI AREA PT BORNEO INDOBARA
PENGARANG:LIDYA GRAFINA SITINJAK
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-07


LIDYA GRAFINA SITINJAK. 2025. “Evaluasi Pertumbuhan Tanaman dan Kesuburan Tanah pada Berbagai Tahun Tanam Reklamasi Tambang BatuBara di Area PT Borneo Indobara.” Skripsi. Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Prof. Ir. H. Basir, M.S., Ph.D. dan Dr. Yusanto Nugroho, S.Hut., M.P.

 

Kata Kunci: Diameter Sengon, Reklamasi Tambang, MAI Diameter, Kesuburan Tanah, PT Borneo Indobara.

 

            Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keberhasilan reklamasi tambang dengan menekankan pertumbuhan diameter sengon (Paraserianthes falcataria) sebagai indikator utama. Diameter dipilih sebagai fokus karena menunjukkan perbedaan nyata antar tahun tanam berdasarkan hasil sidik ragam, sementara tinggi tanaman tidak selalu menunjukkan variasi signifikan. Penelitian dilakukan pada lima tahun tanam reklamasi (2013, 2019, 2020, 2021, dan 2022) dengan parameter pengamatan berupa diameter, tinggi, dan persentase tumbuh.Hasil penelitian menunjukkan bahwa diameter sengon berbeda signifikan antar tahun tanam, dengan nilai Fhitung > Ftabel pada sebagian besar parameter. Tahun tanam 2013 dan 2021 memiliki diameter rata-rata dan MAI diameter tertinggi, yang mencerminkan kondisi tegakan yang telah stabil dan adaptif. Sementara itu, tahun tanam 2020 dan 2022 menunjukkan diameter lebih rendah karena umur tegakan muda dan kondisi tanah yang kurang mendukung.Analisis tanah menunjukkan kesuburan rendah hingga sedang, ditandai oleh rendahnya C-organik (1,02–1,93%) dan N total (<0,20%). Tahun 2019 dan 2021 memiliki nilai P?O?, K?O, KTK, dan kejenuhan basa lebih tinggi, sehingga mendukung peningkatan diameter secara lebih optimal.Secara keseluruhan, diameter terbukti menjadi indikator paling sensitif dalam menilai keberhasilan reklamasi dan sangat dipengaruhi oleh kesuburan tanah, umur tegakan, serta pengelolaan tapak. Peningkatan bahan organik dan ketersediaan unsur hara diperlukan untuk mendukung pertumbuhan diameter pada lahan pascatambang.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI