DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PROGRAM KAMPUNG IKLIM (PROKLIM) DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN IKLIM DI RW 02 KELURAHAN SUNGAI MIAI | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD DAFFA ABINAYA PUTRA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-08 |
Perubahan iklim yang semakin terasa dampaknya mempengaruhi berbagai aspek kehidupan termasuk lingkungan, sosial, dan ekonomi. Sebagai respons terhadap masalah ini, pemerintah Indonesia meluncurkan Program Kampung Iklim (ProKlim) untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengurangi dampak perubahan iklim, Penelitian ini dilakukan di waterfront city, berbeda dengan penelitian yang umumnya di kawasan perkotaan dengan landscape daratan, yang seringkali tidak mempertimbangkan faktor lingkungan perairan terkait perubahan iklim, seperti erosi pantai, banjir rob, dan peningkatan permukaan air laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap manfaat dan dampak, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan efektivitas pelaksanaan ProKlim di RW 02 Kelurahan Sungai Miai. Metode kualitatif deskriptif dipakai dalam penelitian ini, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari masyarakat yang terlibat langsung dalam ProKlim, tokoh masyarakat, dan pengelola program, serta pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap manfaat ProKlim sangat positif, peningkatan kualitas lingkungan, perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah dan penghijauan, dan pengurangan risiko banjir. Faktor yang mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan meliputi partisipasi aktif masyarakat, dukungan pemerintah, dan peran serta tokoh masyarakat. Efektivitas ProKlim tampak dari perubahan perilaku, meningkatnya kesadaran lingkungan, dan solidaritas sosial masyarakat. Kesimpulannya, Program Kampung Iklim berhasil memberikan dampak positif terhadap lingkungan dan kesadaran masyarakat, namun keberhasilannya sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dan dukungan yang berkelanjutan dari pemerintah. Peningkatan edukasi dan sosialisasi yang lebih intensif diperlukan agar masyarakat lebih memahami manfaat jangka panjang dari program ini dan dapat berkontribusi secara lebih aktif dalam pelaksanaannya, Keberhasilan ProKlim dapat menjadi model untuk program serupa di kota-kota yang berhadapan dengan perairan, dengan fokus pada partisipasi masyarakat dan dukungan pemerintah. Temuan ini juga dapat mendasari kebijakan adaptasi perubahan iklim di daerah rawan banjir rob dan kenaikan permukaan air laut.
Kata Kunci : Perubahan Iklim, Program Kampung Iklim (ProKlim), Persepsi Masyarakat, Adaptasi dan Mitigasi, Keberlanjutan Lingkungan
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI