DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Prarancangan Pabrik Butil Oleat dari n-Butanol dan Asam Oleat dengan Proses Esterifikasi Menggunakan Katalis Asam Sulfat dengan Kapasitas 30.000 Ton/Tahun
PENGARANG:EMY ERMALINA RAHMAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-08


Butil oleat adalah salah satu senyawa ester yang digunakan sebagai plasticizer (terutama PVC), pelarut, pelumas dan agen kedap air dalam pelapis dan pemoles. Selain itu, butil oleat juga digunakan dalam pertanian, sebagai pelembut karet alam dan sintetis, dan bahan pewangi aditif. Butil oleat dengan mereaksikan n-butanol dan asam oleat melalui proses esterifikasi dengan menggunakan asam sulfat sebagai katalisator. Produksi butil oleat dilakukan menggunakan Reaktor Tangki Berpengaduk (RTB) pada temperatur 120°C dan tekanan 1 atm selama 2 jam. Reaksi bersifat endotermis dan menggunakan steam sebagai media pemanas. Proses ini dapat menghasilkan konversi butil oleat sebesar 97,1%. Dengan kapasitas produksi sebesar 30.000 ton/tahun, perancangan pabrik ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan butil oleat dalam negeri. Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan butil oleat yaitu n-butanol sebanyak 2575,1279 kg/jam dan asam oleat 3288,1261 kg/jam. Pabrik beroperasi selama 330 hari pertahun. Lokasi yang dipilih untuk mendirikan pabrik ini berada di Kotabaru, Kalimantan Selatan seluas 100.456 m2. Kebutuhan air utilitas pabrik diambil dari Sungai Cantung sebanyak 47867,2097 kg/jam. Tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak 138 orang dengan bentuk hukum perusahaan yaitu Perseroan Terbatas (PT) serta sistem organisasi yaitu line and staffBerdasarkan perhitungan evaluasi ekonomi untuk pendirian pabrik Butil Oleat dibutuhkan modal tetap sebesar Rp. 97.821.253.653.721,- sedangkan modal kerja sebesar Rp. 20.412.072.770.976,9. Total manufacturing cost sebesar Rp. 28.656.300.148.725,1. Biaya yang dikeluarkan untuk produksi yaitu sebesar Rp. 39.574.683.517.980,-. dengan total harga penjualan produk sebesar Rp. 65.973.398.495.110,-. Keuntungan yang diperoleh dari pendirian pabrik ini yaitu keuntungan sebelum pajak sebesar Rp. 22.936.103.067.976,- dan keuntungan sesudah pajak sebesar Rp. 17.890.160.393.021,- . Berdasarkan perhitungan evaluasi ekonomi untuk pendirian pabrik Butil Oleat didapatkan nilai Return of Investment (ROI) sesudah pajak sebesar 18%, Pay Out Time (POT) sesudah pajak selama 4,7 tahun. Sedangkan nilai Break Even Point (BEP) sebesar 42,4% dan Shut Down Point (SDP) 20,1%. Nilai-nilai tersebut menunjukkan bahwa pabrik ini dapat dipertimbangkan pendiriannya dan dapat diteruskan ke tahpa perencanaan pabrik.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI