DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MODEL FAKTOR RISIKO KEJADIAN DEPRESI PADA USIA PRODUKTIF DI PROVINSI KALIMANTAN SELATAN (Analisis Data Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023)
PENGARANG:NAJWA FEMILIA ANDINI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-09


Depresi merupakan salah satu gangguan mental paling umum di dunia dan menjadi penyebab utama hilangnya produktivitas serta meningkatnya risiko bunuh diri. Di Indonesia, prevalensi depresi mencapai 1,4% pada tahun 2023, sementara Provinsi Kalimantan Selatan mencatat angka 0,5%, namun tetap masuk dalam 10 besar kasus bunuh diri nasional. Kelompok usia produktif sangat rentan karena tuntutan aktivitas sosial dan ekonomi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan menjelaskan faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian depresi pada usia produktif di Provinsi Kalimantan Selatan berdasarkan model biopsikososial. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan analisis data sekunder Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Sampel terdiri dari 15.247 responden berusia 15–64 tahun yang memenuhi kriteria inklusi. Variabel dependen adalah kejadian depresi, sedangkan variabel independen meliputi riwayat penyakit kronis, aktivitas fisik, perilaku merokok, konsumsi alkohol, masalah kesehatan jiwa, status ekonomi, status pekerjaan, tempat tinggal, dan tingkat pendidikan. Analisis dilakukan menggunakan uji chi-square untuk bivariat dan regresi logistik metode forward wald untuk multivariat. Prevalensi depresi sebesar 0,7%. Analisis bivariat menunjukkan hubungan bermakna antara riwayat penyakit kronis (p=0,0001), aktivitas fisik (p=0,015), masalah kesehatan jiwa (p=0,0001), dan status pekerjaan (p=0,0001) dengan kejadian depresi. Variabel merokok, konsumsi alkohol, status ekonomi, tempat tinggal, dan pendidikan tidak berhubungan signifikan. Pada analisis multivariat, dua variabel tetap berpengaruh, yaitu masalah kesehatan jiwa (PR=167,334; 95% CI: 107,768–259,824) dan status pekerjaan tidak bekerja (PR=1,911; 95% CI: 1,199–3,043). Masalah kesehatan jiwa sebelumnya dan status pekerjaan merupakan faktor paling dominan terhadap kejadian depresi pada usia produktif di Kalimantan Selatan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI