DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PRARANCANGAN PABRIK FORMALDEHIDA DARI METANOL DAN UDARA DENGAN PROSES OKSIDASI MENGGUNAKAN KATALIS IRON MOLYBDENUM OXIDE KAPASITAS 60.000 TON/TAHUN | |
| PENGARANG | : | ARANA ALEYDA RAMADINA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-09 |
Pabrik formaldehida dengan kapasitas 60.000 ton/tahun akan dibangun di Guntung, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur pada lahan seluas 36.036 m2. Bahan baku utama berupa metanol diperoleh dari pembelian ke Pabrik Kaltim Metanol Industri dan oksigen dari udara sekitar, dengan iron molybdenum oxide sebagai katalis. Pabrik ini dirancang beroperasi secara kontinyu selama 330 hari dalam setahun dengan jumlah tenaga kerja 406 orang.
Proses produksi diawali dengan penguapan metanol cair di vaporizer (V-120), pemisahan sisa cairan di separator (H-121), dan pemanasan metanol gas hingga 305°C di heater (E-123), sementara udara lingkungan dikondisikan dengan blower (G-130) dan pre-filter (H-131), diproses di Air Separation Unit (P-132), diturunkan tekanannya hingga 1,3 atm dengan expander (G-133), lalu dipanaskan hingga 305°C dengan heater (E-134). Kedua umpan kemudian direaksikan di reaktor fixed bed multitube (R-210) pada 305°C dan 1,3 atm dengan katalis iron–molybdenum oxide untuk membentuk formaldehida, kemudian produk diturunkan tekanannya (PCV-212), didinginkan hingga 40°C cooler (E-213), dipisahkan di absorber (D-310) untuk mengeluarkan gas non-kondensabel, dan larutan formaldehida selanjutnya diencerkan di mixer (M-312) menjadi 55% sebelum disimpan pada tangka produk (F-320).
Kebutuhan utilitas meliputi 302.009,5262 kg/jam yang diperoleh dari Sungai Guntung, listrik sebesar 136480,6170 kW yang diperoleh dari generator, serta bahan bakar sebanyak 1.612,2987 liter untuk mendukung operasional pabrik. Selain itu, kebutuhan lain, seperti fluida pemanas juga dipenuhi sesuai kebutuhan proses.
Berdasarkan evaluasi ekonomi, investasi modal tetap (FCI) yang dibutuhkan sebesar $43.657.182,40 atau Rp711.612.073.174,61, dengan modal kerja (WC) sebesar $11.209.271,78 atau Rp182.711.130.005,56. Return on Investment (ROI) sebelum pajak sebesar 20,85% dan setelah pajak sebesar 13,55%. Pay Out Time (POT) sebelum pajak adalah 3,47 tahun dan setelah pajak 4,64 tahun. Break Even Point (BEP) tercapai pada 48%, sementara Shut Down Point (SDP) sebesar 25,49%. Discounted Cash Flow Rate (DCFR) proyek ini mencapai 12%.
Dari segi teknis dan ekonomi, pabrik formaldehida layak untuk dikaji lebih lanjut dalam tahap perencanaan berikutnya.
Kata Kunci: Formaldehida, Iron Molybdenum Oxide, Metanol, Oksidasi, Udara.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI