DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PEMETAAN SEKTOR UNGGULAN PEREKONOMIAN METODE LOCATION QUOTIENT DAN SHIFT SHARE DI PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:MOCH ANDRIAN KURNIAWAN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-10


Penelitian ini bertujuan untuk memetakan sektor-sektor unggulan perekonomian di Provinsi Kalimantan Selatan pada periode 2020–2024 sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan. Latar belakang penelitian didasarkan pada perlunya memahami dinamika struktur ekonomi wilayah dalam menghadapi tantangan ketimpangan pertumbuhan antar kabupaten/kota serta tuntutan pembangunan yang adaptif terhadap perubahan global. Secara teoretis, penelitian ini mengacu pada konsep basis ekonomi dan teori pertumbuhan regional yang menjelaskan bagaimana keunggulan sektoral dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui efek pengganda.

Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan analisis Location Quotient (LQ) dan Shift Share. Metode LQ digunakan untuk mengidentifikasi sektor basis dan non-basis, sedangkan Shift Share digunakan untuk menilai tingkat daya saing dan kontribusi pertumbuhan sektoral di masing-masing wilayah. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Selatan berupa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku dan konstan selama lima tahun terakhir.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan merupakan sektor basis utama di sebagian besar kabupaten, terutama di wilayah Hulu Sungai dan Barito Kuala. Sebaliknya, sektor jasa seperti administrasi pemerintahan, pendidikan, konstruksi, perdagangan, serta penyediaan akomodasi dan makan minum mendominasi kawasan perkotaan seperti Banjarmasin dan Banjarbaru. Analisis Shift Share mengungkapkan bahwa kedua kota tersebut memiliki daya saing tinggi dan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi regional. Secara keseluruhan, struktur ekonomi Kalimantan Selatan menunjukkan dualisme antara sektor primer yang kuat di pedesaan dan sektor tersier yang berkembang pesat di perkotaan. Hasil ini menegaskan perlunya strategi pembangunan yang sinergis antarwilayah untuk mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi dan penguatan sektor-sektor potensial berbasis keunggulan lokal.

Kata kunci: sektor unggulan, Location Quotient, Shift Share, PDRB, Kalimantan Selatan.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI