DIGITAL LIBRARY



JUDUL: Keanekaragaman Serangga Hama pada Fase Vegetatif Pertanaman Cabai Hiyung (Capsicum frutescens L.) Organik
PENGARANG:SITI AULIA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-12


Cabai Hiyung (Capsicum frutescens L.) merupakan varietas lokal Kalimantan Selatan yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun produksinya menurun akibat serangan organisme pengganggu tanaman, salah satunya hama. Fase vegetatif menjadi tahap kritis karena daun muda lebih menarik bagi serangga hama dan berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keanekaragaman serangga hama pada fase vegetatif pertanaman cabai Hiyung organik. Penelitian dilakukan di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat pada Maret–Mei 2025 dengan metode deskriptif kuantitatif dan eksploratif. Pengambilan sampel serangga dilakukan melalui perangkap kuning (yellow trap), perangkap jatuh (pitfall trap), perangkap jaring (sweep net), dan pengamatan langsung, kemudian diidentifikasi menggunakan kunci determinasi. Hasil penelitian memperoleh 10 spesies serangga hama dari 5 ordo, yaitu Acanthocoris sp., Physomerus centralis, Nezara virudula, Leptorisa oratorius, Condica sp., Spodoptera litura, Atractomorpha crenulata, Valanga nigricornis, Epilachna sp., dan Bactrocera sp. Hasil analisis menunjukkan indeks keanekaragaman (H’) rendah (0,02–0,48), indeks dominansi (D) tinggi (0,83–1,00), indeks kekayaan jenis (R) rendah (0,15–1,41), serta indeks kemerataan (E) rendah (0,02–0,21). Komunitas serangga hama didominasi secara kuat oleh Bactrocera sp. yang mencapai 95,25% dari total individu. Secara keseluruhan, komunitas serangga hama pada fase vegetatif cabai Hiyung organik berada dalam kondisi tidak seimbang, dan lebih dipengaruhi oleh kondisi ekologi lahan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI