DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pengaruh Latihan Penguatan Otot Ekstremitas Bawah Terhadap Kecepatan Berjalan pada Individu Overweight dan Obesitas (Tinjauan pada Mahasiswa PSKPS FKIK ULM) | |
| PENGARANG | : | FITRIANA RAMADHANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-12 |
Overweight dan obesitas merupakan kondisi ketika Indeks Massa Tubuh (IMT) berada di atas nilai normal. Kondisi ini memengaruhi kecepatan berjalan karena berat badan berlebih meningkatkan beban biomekanik pada ekstremitas bawah, mengubah Center of Gravity (CoG), serta dapat menyebabkan kelemahan otot dan pola berjalan yang tidak efisien. Oleh karena itu, diperlukan intervensi yang tepat untuk membantu meningkatkan mobilitas fungsional, salah satunya dengan latihan penguatan otot ekstremitas bawah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan penguatan otot ekstremitas bawah terhadap kecepatan berjalan pada mahasiswa PSKPS FKIK ULM dengan overweight dan obesitas. Metode yang digunakan adalah quasi-experimental dengan desain one group pretest-posttest. Sebanyak 40 subjek menjalani intervensi latihan (squats, lunges, dan step-up) selama 4 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu. Kecepatan berjalan diukur menggunakan 10 Meter Walk Test (10MWT) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kecepatan berjalan yang signifikan dengan perbedaan rerata 0,311 detik (0,086 m/s, p < 0,001) dan effect size Cohen’s d = 0,827. Meskipun peningkatan kecepatan (0,086 m/s) belum mencapai Minimum Clinically Important Difference (MCID ≥ 0,10 m/s), latihan penguatan otot ekstremitas bawah terbukti efektif meningkatkan mobilitas fungsional melalui mekanisme adaptasi neuromuskular dan hipertrofi otot pada populasi overweight dan obesitas.
Kata-kata kunci :kecepatan berjalan, latihan resisten, obesitas, overweight, mahasiswa kedokteran
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI