DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS GEJALA KLINIS TOKSISITAS AKUT EKSTRAK KULIT LIMAU KUIT (Citrus amblycarpa Hassk.) pada TIKUS (Rattus norvegicus)
PENGARANG:NAYSA FARAHSYIFA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-12


Uji toksisitas akut merupakan tahapan penting dalam penilaian awal keamanan suatu bahan alam sebelum digunakan secara lebih luas. Limau kuit (Citrus amblycarpa Hassk.) diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, limonoid, triterpenoid, dan tannin yang berpotensi menimbulkan respons biologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gejala klinis yang muncul setelah pemberian ekstrak kulit limau kuit pada tikus (Rattus norvegicus) dengan menggunakan metode Fixed Dose Procedure. Penelitian dilakukan dalam dua tahap, yaitu uji pendahuluan dan uji utama. Ekstrak diberikan secara oral dalam dosis tunggal 300 mg/kgBB, dan pengamatan dilakukan selama 14 hari terhadap gejala klinis meliputi hiperaktivitas, tremor, kejang, writhing, dan straub tail. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh hewan uji bertahan hidup hingga akhir periode pengamatan, dengan gejala klinis yang muncul berupa hiperaktivitas pada 2 ekor tikus dan writhing pada 5 ekor tikus, sedangkan tremor, kejang, dan straub tail tidak terdeteksi. Hasil ini menunjukkan bahwa ekstrak kulit limau kuit pada dosis 300 mg/kgBB menimbulkan gejala toksik tanpa menyebabkan kematian.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI