DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Profiling Ekstrak Metanol Daun Kelor (Moringa oleifera) dengan Metode Liquid Chromatography
PENGARANG:KHANSA KHAFIYYA IBAADURRAHMAAN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-13


Daun kelor (Moringa oleifera) merupakan tanaman herbal yang dikenal kaya akan senyawa metabolit sekunder dan berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku fitofarmaka. Namun, informasi mengenai profil senyawa kimia ekstrak daun kelor yang tumbuh di Kalimantan Selatan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa-senyawa yang terkandung dalam ekstrak metanol daun kelor menggunakan metode Liquid Chromatography. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental laboratorik. Sampel daun kelor segar diperoleh dari lingkungan Kampus Universitas Lambung Mangkurat, kemudian dikeringkan, digiling, dan diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut metanol. Ekstrak yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan instrumen Ultra Performance Liquid Chromatography–Mass Spectrometry (UPLC-MS/MS). Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak MassLynx dan identifikasi senyawa dilakukan dengan bantuan basis data ChemSpider berdasarkan waktu retensi dan rasio massa terhadap muatan (m/z). Hasil analisis menunjukkan lima puncak utama dengan luas area terbesar yang merepresentasikan senyawa dominan dalam ekstrak daun kelor, yaitu senyawa dengan rumus molekul C??H??N??O? yang belum teridentifikasi dalam basis data, vitexin, indoline, 20-(2,5-dioxo-2,5-dihydro-1H-pyrrol-1-yl)-3,6,9,12,15,18-hexaoxaicosan-1-oic acid, dan eupatoriochromene. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun kelor mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder dengan potensi bioaktivitas, serta berpotensi menjadi dasar dalam proses standardisasi dan pengembangan obat herbal terstandar berbasis kelor.

 

Kata-kata kunci: daun kelor, Moringa oleifera, UPLC-MS/MS, profiling senyawa, ekstrak metanol

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI