DIGITAL LIBRARY



JUDUL:KORELASI ANTARA INTERVAL QT DENGAN KADAR KALIUM DAN NATRIUM PADA PASIEN HEMODIALISIS
PENGARANG:HIJRATUN NISA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-13


Pasien dengan penyakit ginjal akut maupun kronik yang menjalani hemodialisis berisiko tinggi mengalami gangguan elektrolit dan komplikasi kardiovaskular, termasuk pemanjangan interval QT. Perubahan kadar kalium dan natrium selama hemodialisis dapat memengaruhi repolarisasi ventrikel dan meningkatkan risiko aritmia. Penelitian ini bertujuan menganalisis korelasi antara interval QT dengan kadar kalium dan natrium pada pasien hemodialisis di RSUD Ulin Banjarmasin tahun 2024. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain potong lintang menggunakan data sekunder rekam medis. Sebanyak 145 subjek dianalisis. Interval QT terkoreksi (QTc) dihitung menggunakan rumus Bazett, dan analisis korelasi dilakukan dengan uji Spearman. Nilai rerata QTc adalah 479,73 ± 41,66 ms. Median kadar kalium serum adalah 3,05 mEq/L, sedangkan median kadar natrium serum adalah 123,5 mEq/L. Tidak terdapat korelasi bermakna antara kadar kalium dengan interval QT (r = −0,078; p = 0,352). Sebaliknya, kadar natrium menunjukkan korelasi lemah namun bermakna dengan pemanjangan interval QT (r = 0,204; p = 0,014). Kadar kalium tidak berhubungan dengan interval QT, sedangkan kadar natrium memiliki korelasi lemah dengan pemanjangan interval QT.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI