DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pengaruh Rehydration Dan Variasi Silica fume Sebagai Pengganti Parsial Semen Terhadap Karakteristik Kuat Tekan Beton Pasca Kebakaran | |
| PENGARANG | : | BRYAN HARTANTO LIM | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-14 |
Kebakaran dapat menyebabkan penurunan kuat tekan mortar akibat perubahan fisika dan kimia pada matriks semen, seperti dehidrasi, peningkatan porositas dan terbentuknya retakan mikro pada mortar. Hal tersebut dapat menurunkan sifat mekanis mortar. Salah satu upaya peningkatan kinerja mortar pasca kebakaran dapat dilakukan dengan penggunaan Supplementary Cementitious Materials berupa silica fume (SF) serta penerapan rehydration.
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi kadar SF sebagai pengganti parsial semen serta pengaruh rehydration terhadap kuat tekan mortar pasca kebakaran. SF digunakan dengan variasi 0%, 5%, 10% dan 15%. Benda uji mortar berbentuk kubus 50x50x50 mm diuji dalam kondisi tanpa pembakaran, pembakaran pada suhu 300?C dan 600?C tanpa rehydration serta pembakaran pada suhu yang sama dengan rehydration.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan suhu pembakaran menyebabkan penurunan kuat tekan mortar pada seluruh variasi mortar. Penambahan SF mampu meningkatkan kuat tekan mortar pada kadar optimum, baik sebelum dan sesudah pembakaran. Perlakuan rehydration memberikan pengaruh positif terhadap pemulihan kuat tekan mortar pasca kebakaran, khususnya pada suhu 300?C dan 600?C, sehingga kombinasi SF dan rehydration efektif dalam meningkatkan kinerja mortar pasca kebakaran.
Kata Kunci: mortar, silica fume, kebakaran, rehydration, kuat tekan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI