DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Hubungan TIngkat Kepatuhan Minum Obat dan TIngkat Pengetahuan GIzi dengan Kadar Glukosa Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Pelambuan | |
| PENGARANG | : | NADA NABILA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-14 |
Diabetes Melitus Tipe 2 (DM Tipe 2) merupakan penyakit metabolik kronis
yang ditandai oleh hiperglikemia akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau
keduanya. Pengendalian kadar glukosa darah puasa (GDP) menjadi indikator
penting dalam keberhasilan pengelolaan DM Tipe 2. Kepatuhan minum obat dan
tingkat pengetahuan gizi sering dianggap berperan dalam pengendalian glikemik,
namun hasil penelitian sebelumnya menunjukkan temuan yang beragam. Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat kepatuhan minum obat dan
tingkat pengetahuan gizi dengan kadar GDP pada pasien DM Tipe 2 di Puskesmas
Pelambuan. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan
pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 30 pasien DM Tipe 2 yang dipilih
melalui teknik purposive sampling. Data kepatuhan minum obat dan pengetahuan
gizi diperoleh menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya,
sedangkan data GDP diperoleh dari pemeriksaan laboratorium. Analisis data
dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan Fisher’s Exact Test untuk
variabel kepatuhan minum obat dan Fisher Freeman–Halton Exact Test untuk
variabel pengetahuan gizi (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas
responden memiliki kepatuhan minum obat rendah (73,3%) dan pengetahuan gizi
tinggi (43,3%). Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara kepatuhan
minum obat dengan GDP (p = 0,384) maupun antara pengetahuan gizi dengan GDP
(p = 0,168). Kesimpulan penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara tingkat
kepatuhan minum obat dan tingkat pengetahuan gizi dengan kadar glukosa darah.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI