DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pengaruh Autonomous Sensory Meridian Response (ASMR) terhadap Kualitas Tidur Mahasiswa Tingkat Awal PSKPS FKIK ULM
PENGARANG:NABILA NAJWA HAYYATUZZAHRA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-14


Kualitas tidur yang buruk merupakan masalah umum pada mahasiswa,

khususnya mahasiswa kedokteran yang menghadapi beban akademik tinggi.

Autonomous Sensory Meridian Response (ASMR) banyak dipertimbangkan

sebagai intervensi non-farmakologis yang berpotensi meningkatkan relaksasi dan

memperbaiki kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan menilai pengaruh ASMR

terhadap kualitas tidur mahasiswa tingkat awal PSKPS FKIK ULM. Penelitian ini

menggunakan desain true experimental dengan pretest–posttest control group. Dari

116 mahasiswa Angkatan 2024, dilakukan purposive sampling. Setelah itu, proses

randomisasi penuh dilakukan untuk memilih 40 responden akhir serta menentukan

pembagian kelompok perlakuan dan kontrol secara acak, masing-masing berjumlah

20 orang. Kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index

(PSQI), dan analisis data menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Sebelum intervensi,

seluruh responden pada kedua kelompok menunjukkan kualitas tidur buruk. Setelah

intervensi, kelompok perlakuan mengalami perubahan kategori skor PSQI menjadi

kualitas tidur baik sebanyak 4 orang (20%), sedangkan kelompok kontrol hanya 1

orang (5%) yang mengalami perubahan kategori skor PSQI menjadi kualitas tidur

baik, mengindikasikan adanya tren perbaikan setelah paparan ASMR. Dari uji

Fisher’s Exact Test menghasilkan p=0,342 (p<0,05), sehingga perbedaan hasil

tidak signifikan secara statistik. Kesimpulan penelitian ini, ASMR menunjukkan

kecenderungan perbaikan kualitas tidur, tetapi belum memberikan efek signifikan

secara statistik pada mahasiswa tingkat awal PSKPS FKIK ULM.


Kata-kata kunci: kualitas tidur, mahasiswa kedokteran, mahasiswa tingkat awal,

kesehatan mental, ASMR, PSQI

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI