DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PRARANCANGAN PABRIK ISOBUTIL PALMITAT DARI ASAM PALMITAT DAN ISOBUTIL ALKOHOL DENGAN PROSES ESTERIFIKASI MENGGUNAKAN KATALIS ASAM SULFAT DENGAN KAPASITAS 20.000 TON/TAHUN
PENGARANG:LAILI LAZIA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-14


Isobutil palmitat adalah salah satu senyawa ester yang digunakan dalam industri kosmetik, terutama dalam pembuatan produk-produk seperti lotion, krim, dan parfum, di mana senyawa ini berfungsi untuk meningkatkan tekstur dan stabilitas produk. Sebagian besar pasokan isobutil palmitat di Indonesia masih bergantung pada impor bahan baku. Oleh karena itu, perlu adanya pendirian pabrik Isobutil Palmitat di Indonesia sebagai salah satu langkah pemenuhan kebutuhan di dalam negeri. Produksi Isobutil Palmitat dilakukan menggunakan Reaktor Tangki Berpengaduk (RTB) pada temperature 107?C dan tekanan 1 atm selama 1 jam. Reaksi bersifat endotermis dan menggunakan steam sebagai alat pemanas. Proses ini menghasilkan konversi isobutil palmitat 93,1% dengan kapasitas 20.000 ton/tahun, perancangan pabrik ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan isobutil palmitat dalam negeri. Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan isobutil palmitat yaitu isobutanol sebanyak 11527,0389 kg/jam dan asam palmitat 2270,6529 kg/jam. Pabrik beroperasi selama 330 hari pertahun. Lokasi yang dipilih untuk mendirikan pabrik ini berada di Sidoarjo, Jawa Timur seluas 100.531 m². Kebutuhan air utilitas pabrik diambil dari Sungai Brantas sebanyak 621875,6840 kg/jam. Tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak 140 orang dengan bentuk hukum perusahaan yaitu Perseroan Terbatas (PT) serta sistem organisasi yaitu line and staff. Berdasarkan perhitungan evaluasi ekonomi untuk pendirian pabrik Isobutil Palmitat dibutuhkan modal tetap sebesar Rp. 23.947.449.285.489 sedangkan modal kerja sebesar Rp. 2.799.643.171.274,60. total manufacturing cost sebesar Rp. 7.808.039.920.783. Biaya yang dikeluarkan untuk produksi sebesar Rp. 13.153.992.091.429 dengan total harga penjualan produk sebesar Rp.119.999.999.800.000 keuntungan yang diperoleh dari pendirian pabrik ini yaitu keuntungan sebelum pajak sebesar Rp. 4.314.342.821.851 dan keuntungan sesudah pajak sebesar Rp. 3.471.985.124.417. Berdasarkan perhitungan evaluasi ekonomi untuk pendirian pabrik Isobutil Palmitat didapat nilai Return of investmen (ROI) sesudah pajak sebesar 14%, Pay out time (POT) sesudah pajak selama 4,44 tahun. Sedangkan nilai Break even point (BEP) sebesar 42,66% dan Shut down point (SDP) 20,54%. Nilai-nilai tersebut menunjukkan bahwa pabrik ini dapat dipertimbangkan pendiriannya dan dapat diteruskan ke tahap perencanaan pabrik.

 

Kata Kunci: Asam Palmitat, Isobutil Alkohol, Isobutil Palmitat, Reaktor Tangki berpengaduk, Proses Esterifikasi

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI