DIGITAL LIBRARY



JUDUL:STUDI IN SILICO AKTIVITAS ANTIHIPERPIGMENTASI SENYAWA KIMIA EKSTRAK ETANOL KULIT BATANG BANGKAL (Nauclea subdita) MELALUI INHIBISI TYR DAN ESR1
PENGARANG:MUHAMMAD DENNY RAHMAN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-15


Hiperpigmentasi merupakan kondisi dermatologis yang menjadi permasalahan estetika maupun klinis, sehingga pengembangan agen terapi yang aman dan efektif sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi senyawa bioaktif dari ekstrak etanol kulit batang Bangkal (Nauclea subdita) sebagai agen antihiperpigmentasi melalui pendekatan in silico dengan menargetkan enzim tyrosinase (TYR) dan estrogen receptor 1 (ESR1). Sebanyak 75 senyawa hasil identifikasi LC-MS dilakukan skrining ADMET secara in silico. Hasil skrining diperoleh 17 senyawa, yang selanjutnya akan dilakukan simulasi molecular docking terhadap TYR (PDB ID: 2Y9X) dan ESR1 (PDB ID: 7RS7). Hasil simulasi menunjukkan bahwa senyawa kode 28 memiliki binding affinity terbaik terhadap TYR, yaitu sebesar –6,4 kkal/mol. Sementara terhadap ESR1, tidak ada senyawa uji yang memiliki afinitas lebih baik daripada native ligand maupun kontrol positif, namun senyawa kode 28 menunjukkan afinitas terbaik (-7,8 kkal/mol) dibandingkan senyawa uji lainnya. Visualisasi interaksi menunjukkan bahwa senyawa kode 28 terikat pada residu asam amino dalam situs aktif protein target, dengan interaksi hidrofobik yang dominan. Simulasi in silico ini menyimpulkan bahwa ekstrak etanol kulit batang N. subdita mengandung senyawa yang berpotensi sebagai agen antihiperpigmentasi dengan selektivitas yang lebih tinggi melalui mekanisme inhibisi terhadap TYR dibandingkan ESR1.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI