DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | HUBUNGAN TINGKAT KEPARAHAN COMMUNITY ACQUIRED PNEUMONIA TERHADAP LAJU FILTRASI GLOMERULUS PADA PASIEN DEWASA DI RSUD ULIN BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD FAAIQ MABRUR | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-15 |
Pneumonia merupakan infeksi saluran pernapasan bawah yang ditandai denganinflamasipadaalveolusdanjaringanparuakibatinvasimikroorganisme,yang dapat menyebabkan gangguan pertukaran gas dan komplikasi sistemik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat keparahan CAP yang dinilai menggunakan Pneumonia Severity Index (PSI) dengan penurunan laju filtrasi glomerulus (LFG) pada pasien. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel diperoleh melalui teknik total sampling pada pasien CAP yang dirawat inap di RSUD Ulin Banjarmasin selama periodeApril2024hinggaApril2025.Sebanyak63pasienmemenuhikriteriainklusi, terdiri dari 61,9% pasien laki-laki dan 38,1% pasien perempuan. Mayoritas pasien memiliki tekanan darah dalam rentang normal, dengan distribusi komorbid meliputi hipertensi (28,8%), diabetes mellitus (22,7%), tuberkulosis paru (22,7%), PPOK (10,6%), dan kondisi lainnya (15,2%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien berada pada kategori CAP non-berat (PSI kelas I–III), sementara penurunanLFGditemukanlebihbanyakpadakelompokusialanjutdanpasiendengan komorbidtertentu.Ujistatistikmenunjukkantidakterdapathubunganbermaknaantara tingkat keparahan CAP berdasarkan skor PSI dengan penurunan LFG (p > 0,05). Meskipun demikian, secara klinis tampak kecenderungan bahwa semakin tinggi skor PSI, semakin besar kemungkinan terjadinya gangguan fungsi ginjal.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI