DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MODEL KUALITAS HIDUP ORANG DENGAN HIV DI YAYASAN KP BORNEO PLUS KOTA BANJARMASIN
PENGARANG:RIZNY PUTRI MENTAYANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-19


HIV masih menjadi ancaman kesehatan dengan peningkatan jumlah kasus di Indonesia (407.577 pada tahun 2023), disertai tren kasus yang terus tinggi di Kota Banjarmasin (215 kasus pada 2022 meningkat menjadi 260 kasus pada 2024). Penelitian ini bertujuan menganalisis variabel yang paling berpengaruh terhadap kualitas hidup ODHIV. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Sampel 102 ODHIV yang berdomisili di Kota Banjarmasin dengan purposive samping. Variabel bebas meliputi umur, jenis kelamin, status pernikahan, pendidikan, pekerjaan, penghasilan, lama terdiagnosa, stigma, diskriminasi, serta dukungan sosial. Analisis dilakukan secara bivariat (Fisher exact) dan multivariat (regresi logisitik). Hasil menunjukan hubungan signifikan (p<0,05) antara lama terdiagnosa dengan kualitas hidup (p = 0,045); diskriminasi dengan kualitas hidup (p = 0,034). Model akhir regresi logistik mengidentifikasi 2 variabel dominan, yaitu lama terdiagnosa (PR = 6,515) dan diskriminasi (PR = 0,112). Probabilitas ODHIV dengan lama terdiagnosa tergolong lama dan diskriminasi yang tinggi mengalami kualitas hidup kurang baik mencapai 87%. Disimpulkan bahwa variabel yang paling berpengaruh terhadap kualitas hidup ODHIV di Yayasan KP Borneo Plus Kota Banjarmasin adalah lama terdiagnosa.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI