DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS PENGGUNAAN ALAT BERAT DITINJAU DARI PRODUKTIVITAS DAN BIAYA PADA PROYEK REHABILITASI JALAN LINGKUNGAN (PAKET. 2) KECAMATAN LANDASAN ULIN DAN LIANG ANGGANG | |
| PENGARANG | : | ANGGEL ARISUHUD BATU | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-20 |
ABSTRAK
Manajemen konstruksi sebagai suatu metode, sistem atau proses pengelolaan proyek konstruksi pada seluruh tahap berupa perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian secara terpadu untuk mencapai tujuan proyek. Dalam lingkup manajemen peralatan, fungsi ini meliputi pemilihan jenis alat yang sesuai dengan karakteristik pekerjaan, perencanaan kebutuhan, dan penjadwalan penggunaan alat. Dengan hal ini dapat tercapainya keseimbangan antara tiga parameter kritis proyek yaitu waktu, biaya, dan kualitas. Konstruksi yang menggunakan alat berat diharapkan dapat membantu manusia dalam mencapai hasil yang diharapkan dalam waktu yang lebih singkat.
Objek Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Proyek Rehabilitas Jalan Lingkungan (Paket. 2) Kecamatan Landasan Ulin dan Liang Anggang mencakup Pekerjaan Perkerasan Aspal yaitu Lapis Resap Pengikat, Lataston Lapis Aus (HRS-WC) dan Bahan Anti Pengelupasan. Namun pada penelitian ini difokuskan pada produktivitas dan biaya alat berat yang digunakan seperti Wheel Loader, Asphalt Mixing Plant, Generator Set, Dump Truck, Asphalt Finisher, Tandem Roller, Pneumatic Tyre Roller, Asphalt Sprayer dan Compressor, karena untuk pekerjaan Bahan Anti Pengelupasan tidak membutuhkan alat berat khusus.
Berdasarkan hasil analisis produktivitas alat berat pada pekerjaan aspal, dari data lapangan diperoleh bahwa produktivitas Wheel Loader mencapai 114,98 ton/jam, Asphalt Mixing Plant mencapai 22,78 ton/jam, Generator Set mencapai 22,78 ton/jam, Dump Truck mencapai 13,57 ton/jam, Asphalt Finisher mencapai 74,26 ton/jam, Tandem Roller mencapai 59,89 ton/jam, Pneumatic Tyre Roller mencapai 158,03 ton/jam, Asphalt Sprayer mencapai 4.980 liter/jam, dan Compressor mencapai 11.288 liter/jam. Dari analisis biaya pada pekerjaan aspal, hasil dari data lapangan menunjukkan bahwa jumlah biaya sewa alat mencapai Rp.7.350.967,23/jam, harga satuan pekerjaan adalah Rp.348.760,5/ton. Pada analisis yang telah dilakukan didapatkan perbedaan produktivitas alat berat dan biaya berdasarkan data lapangan dibandingkan dengan data penawaran.
Kata Kunci: Alat Berat, Produktivitas, Biaya
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI