DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Analisis Ketersediaan Air Irigasi di Kabupaten Banjar Menggunakan Software HEC-HMS (Studi Kasus: Kecamatan Sungai Tabuk) | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD HASAN NUDIN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-20 |
Ketersediaan air irigasi memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan pertanian, terutama di Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, yang sebagian besar wilayahnya digunakan sebagai lahan pertanian. Perbedaan musim hujan dan musim kemarau menyebabkan perubahan debit sungai yang dapat memengaruhi kemampuan sumber air dalam memenuhi kebutuhan irigasi. Oleh karena itu, diperlukan analisis ketersediaan air yang akurat sebagai dasar dalam perencanaan dan pengelolaan sistem irigasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan air di Kecamatan Sungai Tabuk dengan menggunakan permodelan HEC-HMS serta menilai kemampuannya dalam memenuhi kebutuhan air irigasi.
Penelitian ini berlokasi di lima desa, yaitu Desa Gudang Tengah, Desa Pematang Panjang, Desa Pejambuan, Desa Keliling Benteng Ilir, dan Desa Tajau Landung. Metode yang digunakan adalah pemodelan hidrologi dengan software HEC-HMS versi 4.13 pada sub-sub DAS Riam Kiwa. Data yang digunakan berupa data hujan dan klimatologi selama 22 tahun dari Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor. Analisis ketersediaan air dilakukan menggunakan pendekatan debit andalan dengan tingkat keandalan 80% (Q80).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan air di Kecamatan Sungai Tabuk pada lima desa lokasi penelitian memiliki rata-rata debit andalan masing-masing sebesar 0,3430 m3/detik; 0,0784 m3/detik; 0,0244 m3/detik; 0,0225 m3/detik; dan 0,1112 m3/detik. Sementara itu, hasil permodelan HEC-HMS menunjukkan nilai debit andalan rata-rata sebesar 3,4399 m3/detik. Hasil ini menunjukkan bahwa permodelan HEC-HMS mampu menggambarkan kondisi ketersediaan air dan dapat digunakan sebagai acuan dalam perencanaan irigasi.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI