DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN DENGAN METODE LIFE CYCLE ASSESSMENT (LCA) PADA INDUSTRI KELAPA SAWIT DI PT X KABUPATEN TANAH LAUT, KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:SANDRINA DEWI NORHIDAYATI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-21


Permintaan Crude Palm Oil (CPO) terus meningkat untuk memenuhi permintaan minyak kelapa sawit. Peningkatan produksi tersebut diikuti oleh intensifikasi kegiatan di kebun dan pabrik pada berbagai tahapan proses. Intensifikasi ini mendorong kenaikan kebutuhan energi, bahan kimia, dan air yangjika tidak dikelola dengan baik berpotensi mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi alur proses, input, dan output di industri kelapa sawit, serta menganalisis potensi besaran dampak lingkungan berupa potensi pemanasan global, asidifikasi, dan eutrofikasi yang dihasilkan dari kegiatan industri kelapa sawit. Penelitian ini menggunakan metode Life Cycle Assessment (LCA) dengan batasan sistem cradle to gate. Penelitian ini menggunakan unit fungsional 1 ton Crude Palm Oil (CPO) dan perangkat lunak yang digunakan merupakan SimaPro 9.0.048 serta metode karakterisasi yang digunakan yaitu CML-IA Baseline. Input pada perkebunan berupa dolomite, NPK 13-6-27-4, NPK 12-12-17-2, bio up, kon up, metafuron, dan solar dengan output tandan buah segar. Input pada pabrik berupa tandan buah segar, solar, listrik, dan uap dengan output berupa Crude Palm Oil (CPO), limbah cair, dan limbah padat. Hasil penelitian didapatkan bahwa pada perkebunan kelapa sawit dengan dampak lingkungan potensi pemanasan global sebesar 248 kg CO2 eq, asidifikasi sebesar 0,949 kg SO2 eq, dan eutrofikasi 0,355 kg eq. Hasil pada pabrik kelapa sawit dengan dampak lingkungan 23,2 kg CO2 eq, asidifikasi sebesar 0,0417 kg SO2 eq, dan eutrofikasi sebesar 0,0136 kg eq.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI