DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MARTAPURA 1 | |
| PENGARANG | : | YEYEN ROSALINDA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-21 |
Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Martapura 1 Kabupaten Banjar yang memiliki angka kasus tertinggi di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan usia, pekerjaan, tingkat pendidikan, suhu rumah, jumlah penghuni rumah, membuka jendela, ventilasi silang, kepadatan hunian, kebiasaan PHBS, dan kebiasaan merokok dengan kejadian Tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Martapura 1. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan case control. Sampel penelitian berjumlah 90 responden yang terdiri dari 30 kasus dan 60 kontrol dengan perbandingan 1:2. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling pada kelompok kasus dan matching pada kelompok kontrol. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Tingkat pendidikan (p-value = 0,14), suhu (p-value = 0,08), jumlah penghuni rumah (p-value = 0,71), membuka jendela (0,57), dan kepadatan hunian (p-value = 0.71) tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan kejadian Tuberkulosis, dan untuk variabel usia (p-value = 0,04), ventilasi silang (p-value = 0,00), variabel kebiasaan PHBS (p-value = 0.02), kebiasaan merokok (p-value = 0.00) memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian Tuberkulosis. Kesimpulan pada penelitian ini hanya usia, ventilasi silang, kebiasaan PHBS dan kebiasaan merokok yang memiliki hubungan signifikan dengan kejadian Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura 1.
Kata kunci: Tuberkulosis, usia, ventilasi silang, PHBS, merokok
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI