DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH PENAMBAHAN SERAT KAWAT BENDRAT TERHADAP SIFAT MEKANIS PREPLACED AGGREGATE CONCRETE DENGAN CAMPURAN GROUT MENGGUNAKAN METODE GRAVITASI DAN POMPA INJEKSI | |
| PENGARANG | : | FEBBERINA MISLIANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-21 |
Preplaced Aggregate Concrete (PAC) adalah beton khusus yang digunakan pada kondisi pengecoran sulit, seperti struktur bertulangan rapat, perbaikan dermaga, jembatan, atau fondasi pelabuhan yang berada di bawah air. Beton ini memiliki kuat tekan tinggi dan susut rendah, namun lemah terhadap tarik dan lentur. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh penambahan serat kawat bendrat serta metode pengecoran gravitasi dan pompa injeksi terhadap sifat mekanis PAC, meliputi kuat tekan, tarik belah, dan lentur balok.
Metode penelitian dilakukan dengan menambahkan serat kawat bendrat lurus berdiameter 1 mm dan panjang 70 mm ke dalam campuran PAC dengan variasi 0–1% volume beton. Grouting menggunakan mortar semen:pasir 1:0,75, rasio air:semen 0,52, serta superplasticizer Sika Viscocrete 3115 N sebesar 1% dari berat semen. Benda uji berupa silinder (15×30 cm) untuk uji tekan dan tarik belah serta balok (10×10×40 cm) untuk uji lentur, diuji pada umur 28 hari.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan serat kawat bendrat pada kadar 0,5%–1% mampu meningkatkan sifat mekanis PAC dibanding beton normal. Metode pompa injeksi menghasilkan beton lebih padat dan homogen daripada gravitasi, sehingga nilai kuat tekan, tarik belah, dan lentur lebih tinggi. Kesimpulannya, kombinasi serat kawat bendrat dan pompa injeksi efektif memperbaiki kelemahan PAC, terutama pada kuat tarik dan lentur.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI